Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

 Berbalik, Reynaldi Laporkan Intan Anggraeni ke Polres Batu karena Klaim Sudah Tahu Identitas sejak Awal

Nabila Amelia • Jumat, 10 April 2026 | 15:19 WIB
Reynaldi menunjukkan isi chat dengan Intan Anggraeni yang sudah tahu soal identitasnya. (Nabila Amelia/Radar Malang)
Reynaldi menunjukkan isi chat dengan Intan Anggraeni yang sudah tahu soal identitasnya. (Nabila Amelia/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Polemik antara Intan Anggraeni, 28, dan E. Reynaldi, 36, terus bergulir. Terbaru, pihak Reynaldi atau yang akrab disapa Rey melaporkan Intan ke Polres Batu pada Rabu (8/4), setelah sebelumnya dirinya dilaporkan ke Polresta Malang Kota.

Langkah ini diambil Rey karena merasa dirugikan atas tuduhan yang dilayangkan kepadanya. Ia menegaskan, sejak awal perkenalan, Intan sudah mengetahui identitasnya.

“Dari awal sudah tahu. Bahkan saat di tempat karaoke, mamanya sudah menyampaikan kalau identitas saya perempuan,” ujar Rey.

Baca Juga: Update Kasus Pernikahan Sesama Wanita di Kota Malang: Reynaldi Tepis Tudingan Intan, Klaim Tak Ada Penipuan maupun Penyembunyian Identitas

Rey menjelaskan, keduanya pertama kali bertemu di salah satu tempat karaoke di Kota Batu pada awal Februari 2026. Dalam waktu sekitar sepekan, menurutnya, mereka sudah saling mengetahui identitas masing-masing, termasuk keluarga dari kedua belah pihak.

Seiring berjalannya waktu, hubungan keduanya semakin dekat. Rey mengaku sempat membantu Intan, termasuk membawa ke fasilitas kesehatan saat sakit hingga membantu persoalan keuangan.

Ia menyebut, selama menjalin hubungan, dirinya kerap membantu melunasi utang Intan yang disebut berasal dari berbagai kebutuhan, termasuk keluarga.

“Dia cerita jadi tulang punggung keluarga. Saya bantu karena kasihan,” ungkapnya.

Rey juga membantah sejumlah tudingan yang beredar, termasuk klaim bahwa dirinya hanya ingin ditemani Intan saat karaoke atau memberikan janji-janji berlebihan.

“Saya tidak pernah menjanjikan hal-hal seperti itu, termasuk pernikahan mewah atau mobil,” tegasnya.

Baca Juga: Korban Nikah Sesama Jenis Dijanjikan Operasi Kaki, Pesta Pernikahan, hingga Lamborghini

Terkait latar belakang pekerjaan, Rey menyebut dirinya bekerja di agensi yang bekerja sama dengan aplikasi Bigo Live, bukan sebagai konsultan proyek seperti yang disebutkan sebelumnya.

Soal pernikahan siri yang terjadi pada 3 April, Rey mengaku hal tersebut berlangsung dalam kondisi yang tidak biasa. Ia menyebut ada dorongan dari pihak keluarga Intan setelah adanya kabar duka di keluarganya.

Seluruh persiapan, menurut Rey, dilakukan oleh pihak keluarga Intan. Bahkan, ia mengaku sempat diminta foto yang kemudian diedit sebagai bagian dari kelengkapan administrasi pernikahan siri.

Baca Juga: Fakta Baru Pernikahan Siri Sesama Wanita di Malang: Intan Ditipu Pasangan dengan Janji Lamborghini hingga Undang Ivan Gunawan

Setelah pernikahan tersebut, Rey mengaku berupaya mengakhiri hubungan. Namun polemik justru semakin melebar hingga berujung saling lapor ke polisi.

Selain itu, Rey juga mengaku mengalami kekerasan selama menjalin hubungan. Ia menyebut pernah dipukul oleh Intan akibat cemburu, hingga menyebabkan lebam di bagian wajah.

Atas berbagai hal tersebut, Rey memutuskan menempuh jalur hukum dengan melaporkan Intan ke Polres Batu. Ia juga membuka kemungkinan adanya laporan tambahan terkait dugaan kekerasan.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penanganan aparat kepolisian.

Editor : Aditya Novrian
#Reynaldi vs Intan Anggraeni #kasus Malang viral #laporan Polres Batu #polemik identitas #berita Malang terbaru