MALANG KOTA, RADAR MALANG – Erfastino Reynaldi Malawat atau Rey membeberkan kronologi versinya dalam polemik dengan Intan Anggraeni yang kini berujung saling lapor ke kepolisian. Berikut alur kejadian menurut pengakuannya kepada Jawa Pos Radar Malang:
Awal Perkenalan (Februari 2026)
Rey menyebut perkenalan terjadi di salah satu tempat karaoke di Kota Batu pada awal Februari 2026. Ia menegaskan, sejak awal Intan sudah mengetahui identitasnya sebagai perempuan.
Mulai Dekat dan Saling Terbuka
Dalam waktu sekitar sepekan, keduanya disebut semakin dekat. Rey mengklaim mereka sudah saling terbuka, termasuk soal identitas dan keluarga masing-masing.
Intan Sakit, Hubungan Makin Intens
Beberapa hari kemudian, Intan jatuh sakit. Rey mengaku membawanya ke fasilitas kesehatan. Dari momen itu, ia menilai Intan mulai memiliki perasaan lebih dulu.
Bantuan Finansial dan Pemberian Barang
Seiring kedekatan, Rey mengaku sering membantu Intan, termasuk melunasi utang yang berkaitan dengan kebutuhan pribadi dan keluarga. Ia juga menyebut pernah memberikan barang seperti tas, sepatu, dan ponsel.
Baca Juga: Korban Nikah Sesama Jenis Dijanjikan Operasi Kaki, Pesta Pernikahan, hingga Lamborghini
Sinyal Hubungan Serius
Rey menilai Intan mulai mendorong hubungan ke arah lebih serius, salah satunya dengan mengirim video bertema pernikahan melalui media sosial.
Rencana ke Thailand
Rey mengaku sempat menawarkan Intan untuk pergi ke Thailand guna menjalani operasi agar dirinya bisa menjadi laki-laki. Namun rencana itu batal karena Intan disebut takut naik pesawat.
Liburan Bersama Keluarga Intan
Menjelang awal April, Rey dan Intan berlibur bersama keluarga Intan. Rey menyebut dirinya membiayai kebutuhan selama perjalanan, termasuk hotel.
Foto Disebut Diedit Jadi Undangan
Dari liburan tersebut, Rey mengklaim foto mereka kemudian diedit hingga menyerupai undangan pernikahan yang disebut akan digelar pada Juli.
Kabar Duka dan Dorongan Menikah
Situasi berubah saat Rey mendapat kabar duka dari keluarganya. Ia menilai kondisi tersebut dimanfaatkan pihak keluarga Intan untuk mendorong pernikahan segera dilaksanakan.
Pernikahan Siri (3 April 2026)
Pernikahan siri akhirnya berlangsung pada 3 April. Rey menyebut seluruh persiapan dilakukan oleh keluarga Intan, termasuk menghadirkan ustaz dan administrasi. Ia juga mengaku diminta foto yang kemudian diedit sebagai kelengkapan data.
Upaya Mengakhiri Hubungan
Setelah pernikahan, Rey mengaku berupaya mengakhiri hubungan. Namun konflik justru semakin membesar.
Muncul Tuduhan dan Saling Lapor
Rey membantah tuduhan penipuan dan penyembunyian identitas. Ia justru mengaku mengalami kerugian, termasuk dugaan kekerasan yang disebut dilakukan Intan.
Laporan ke Polisi (8 April 2026)
Merasa dirugikan, Rey akhirnya melaporkan Intan ke Polres Batu pada Rabu (8/4). Sebelumnya, Intan lebih dulu melaporkan Rey ke Polresta Malang Kota.