MALANG, RADAR MALANG – Kasus penganiayaan terhadap wisatawan asal Surabaya di Pantai Wediawu, Tirtoyudo, Kabupaten Malang pada Selasa (5/5) dini hari mengakibatkan enam orang luka dan enam mobil rusak. Polisi kini masih melakukan penyelidikan secara mendalam.
Insiden yang viral di media sosial ini memicu perhatian publik. Namun kronologi lengkap dan motif kejadian belum dipastikan.
Kericuhan yang terjadi berdampak lebih luas, baik terhadap pengunjung maupun kendaraan di lokasi. Sementara informasi yang beredar masih simpang siur dan belum seluruhnya terverifikasi.
Baca Juga: Wisatawan Asal Surabaya Diduga Dikeroyok di Pantai Wediawu, 6 Orang Luka dan 6 Mobil Rusak
Dugaan Pemicu Masih Diselidiki, Termasuk Isu Ujaran Kebencian
Sejumlah informasi di media sosial menyebut adanya dugaan ujaran kebencian yang dilakukan oknum wisatawan sebelum insiden terjadi. Meski demikian, Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar belum bisa berkomentar kebenaran informasi itu.
"Masih dalam tahap penyelidikan secara mendalam," ujarnya singkat.
Pihaknya menegaskan bahwa seluruh informasi yang beredar masih dalam tahap pendalaman. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah ada unsur tertentu yang menjadi pemicu kericuhan tersebut.
Baca Juga: Pelaku Curanmor Dibekuk di Kepanjen setelah Buron Hampir Setahun, Polisi Amankan Honda Scoopy
Polisi Pastikan Penyelidikan Berjalan, Publik Diminta Tidak Terprovokasi
Bambang menambahkan, proses penyelidikan masih berlangsung dan belum dapat menyimpulkan kronologi maupun pihak yang terlibat.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
"Aparat memastikan akan mengusut tuntas kasus ini guna mengungkap fakta sebenarnya di balik insiden di salah satu destinasi wisata Malang Selatan tersebut," tegas Bambang.
Editor : Aditya Novrian