MALANG KOTA-RADAR MALANG - Dugaan penusukan terjadi di Jalan Raya Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang pada Sabtu (9/5). Korban atas nama Mat Suhadi, 52, warga Jalan Slamet, Kelurahan Cemorokandang sempat dirawat di rumah sakit setelah menderita luka robek di perut. Kemarin (10/5), korban dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) pada 07.30.
Berdasar hasil olah TKP dari keterangan saksi, penusukan berawal dari seorang maling yang hendak kabur. Sebelumnya, maling itu sudah mencuri kusen galvalum yang ditinggalkan di lokasi kejadian. Sementara korban berusaha menghalau maling dan berakhir mendapat luka tusukan pada pukul 19.00.
”Saat terjadi pencurian itu korban memang sedang bertugas jaga malam di perumahan Cemara Diamond Townhouse, Kelurahan Cemorokandang,” ujar Kasihumas Polresta Malang Kota Ipda Lukman S. Korban mengalami luka di bagian perut dan mendapat perawatan intensif di RSSA karena tidak sadarkan diri. Korban mengembuskan napas terakhir kemarin.
Saat ini polisi sedang memburu pelaku penusukan sekaligus pencurian itu. Berdasar keterangan saksi, ciri-ciri pelaku berjenis kelamin laki-laki dan memiliki potongan rambut pendek. Pada waktu kejadian pencuri memakai jaket abu-abu dengan perawakan tinggi dan besar sekitar 175 sentimeter. ”Kami juga mendapati fakta pelaku mengendarai sepeda motor Honda Mio berwarna biru,” lanjut Lukman.
Salah seorang saksi mata berinisial IM, 47, mengaku tidak mengetahui persis kejadian tersebut. Namun, dia menyaksikan korban sempat berjalan kaki dengan kondisi bersimbah darah. Saat itu, korban menuju ke rumah keponakannya di Jalan Santoso, Kelurahan Cemorokandang.
”Kebetulan rumah keponakannya persis di samping rumah saya. Kondisi korban sudah penuh darah dengan luka di bagian kepala dan luka tusuk di bagian perut,” ujarnya. IM juga menjelaskan, korban terus memegangi lukanya selama 30 menit menunggu bantuan medis. Selama menunggu, korban bercerita kalau sempat berkelahi dengan pelaku dan berakhir ditusuk maling. (aff/gp)
Editor : Galih R Prasetyo