SUMBERPUCUNG – Pengesahan anggota baru Persatuan Setia Hati Terate (PSHT) setiap malam 1 Muharram menjadi perhatian serius aparat. Guna mengantisipasi konvoi pendekar silat dari daerah lain, Polsek Sumberpucung menerjunkan personel.
Total terdapat 100 personel gabungan yang siaga di Jalan Raya Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Selasa malam (16/6). Tujuannya menghalau konvoi dari Blitar.
Kapolsek Sumberpucung Iptu Choirul Mustofa menjelaskan, pengesahan warga baru perguruan silat PSHT digelar di Jabung. Menurut dia, kegiatan tersebut berpotensi mengundang massa PSHT luar Malang Raya untuk masuk. Hal itu dikhawatirkan menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban, seperti konvoi dan kericuhan.
“Kegiatan di Jabung itu memang rutin dilakukan setiap satu suro (1 Muharram) dan berpotensi didatangi warga PSHT dari luar. Kami ditugaskan untuk melakukan penyekatan,” kata dia.
Sekitar 100 personel gabungan tersebut berasal dari TNI, Polri, Banser, dan tim medis Puskesmas Sumberpucung. Titik penyekatan ada di terminal Karangkates dan gerbang Bendungan Lahor. Sasaran penyekatan di akses masuk dari Blitar. Penentuan titik penyekatan berdasar pengalaman tahun-tahun sebelumnya.
”Jam rawan adanya konvoi itu adalah dari tengah malam sampai jelang subuh,” kata dia.
Choirul mengatakan, hasil penyekatan tidak menunjukkan adanya gejolak alias nihil konvoi. Hanya masyarakat biasa yang lewat di dua titik penyekatan itu.
“Tidak ada massa yang masuk Malang. Tidak ada gejolak juga,” terang mantan Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota itu.(biy/dan)
Editor : Mahmudan