SINGOSARI - Kecelakaan lalu lintas makin hari makin banyak. Dalam kurun lima bulan, Januari-Mei 2026, Polres Malang mengungkap 319 kejadian. Jumlahnya meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2025, yakni 306 kejadian.
“Tahun ini angkanya meningkat menjadi 319 kejadian,” ujar Kasat Lantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska kemarin.
Dia mengatakan, angka fatalitas juga menunjukkan adanya peningkatan. Pada Januari sampai Mei lalu, 58 nyawa melayang di jalanan. Diikuti luka berat 5 orang dan 507 orang mengalami luka-luka ringan. Sedangkan pada 2025 lalu, korban meninggal dunia mencapai 54 jiwa, diikuti luka berat 4 orang, dan luka ringan 504 orang.
Chelvin menambahkan, kecelakaan lalu lintas selama dua tahun itu lebih banyak melibatkan sepeda motor. Total selama Januari sampai Mei dua tahun itu mencapai 891 sepeda motor terlibat kecelakaan. Diikuti 119 kendaraan pengangkut barang. Mulai dari pikap, truk engkel, sampai dengan tronton.
Lalu 82 mobil penumpang dan 1 bus. Terakhir adalah kendaraan tanpa penggerak motor. Jumlahnya tidak banyak dalam dua tahun ini.
“Ada sepeda angin dan becak kayuh yang terlibat kecelakaan. Totalnya 16 unit,” sebut Chelvin.
Sementara untuk penyebab kecelakaan masih didominasi oleh kelalaian korban.
“Lebih banyak ketidak hati-hatian pengendara, baik pada saat menyalip atau akan berbelok. Ada juga yang karena mengantuk di beberapa kejadian,” imbuh dia.
Kerugian materi akibat kecelakaan dua tahun ini mencapai Rp 771 juta. Terdiri atas Rp 399,5 juta pada 2025 dan Rp 371,9 juta pada 2026.
“Tentunya itu adalah perkiraan awal petugas di lapangan, dengan melihat kerusakan pada kendaraan,” tandas Chelvin.(biy/dan)
Editor : Mahmudan