LAWANG – Warga Jalan Sumber Wuni Indah, Kelurahan Kalirejo, Lawang mengeluhkan bau busuk, Minggu lalu (28/6). Setelah ditelusuri, bau berasal dari jenazah Christian Bonny Purbo, rumah B-10 RT 2 RW 2. Diduga, pria 53 tahun itu meninggal akibat sakit paru-paru yang menahun namun tak kunjung sembuh.
Kapolsek Lawang Kompol Mohammad Luthfi menjelaskan, jenazah korban ditemukan sekitar pukul 18.30. Diawali oleh ketua RW setempat yang lewat di depan rumah korban dan mencium bau busuk.
“Sebenarnya pada saat lewat itu, yang bersangkutan sudah menerima laporan dari sejumlah warga, setiap lewat di depan rumah korban sudah bau sejak 2 hari sebelumnya,” kata dia.
Informasi yang dihimpun, Bonny dikenal sebagai pribadi yang ramah dan kerap bersosialisasi dengan tetangganya. Sehingga keberadaan korban yang tidak keluar rumah sejak 2 hari lalu itu menimbulkan kecurigaan. Sempat ada kabar bahwa korban keluar daerah, tapi bau kendaraan korban masih ada di rumah.
Mendapati bau busuk yang menyengat, ketua RW memanggil beberapa warga untuk mendatangi rumah Bonny. Namun, pintunya terkunci dari dalam, sehingga mereka mendobrak pintu rumah.
Begitu masuk, semua yang ada di sana langsung mendapati jenazah Bonny tergeletak di ruang tengah rumah. Luthfi menyebut, kondisi jenazah sudah menunjukkan tanda pembusukan. Di antaranya badan mulai menghitam, bengkak di hampir seluruh tubuh, serta sudah mengeluarkan cairan.
”Kondisi itu menunjukkan kemungkinan meninggalnya korban lebih dari dua hari sebelumnya,” kata dia.
Petugas Polsek Lawang dan PMI Kabupaten Malang didatangkan untuk melakukan olah TKP dan evakuasi. Menurut Luthfi, tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik atau bekas tindak pidana lain pada tubuh Bonny.
Berdasar keterangan keluarga, korban meninggal karena sakit paru-paru.
“Dia menderita sakit itu selama 10 tahun. Tapi pada saat meninggal pertama tidak ada yang tahu karena korban tidak menikah dan hidup sendirian,” ujar dia.
Jenazah korban langsung dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) RSSA Malang untuk dilakukan visum. Kemarin, jenazah sudah diambil keluarga dan telah dimakamkan. (biy/dan)
Editor : Mahmudan