SUMBERPUCUNG – Lahan tebu seluas satu hektare di Jalan TGP, Desa Sumberpucung, Kecamatan Sumberpucung hangus terbakar, Rabu malam (8/7). Terbakarnya lahan milik Widhi Nurcahyanto, 58, itu diduga akibat ulah anak-anak.
Komandan Peleton (Danton) Damkar Satpol PP Kabupaten Malang Andik Minarko mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran lahan sekitar pukul 18.46. Timnya langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Dia mengatakan, kebakaran di lahan tebu dengan banyak daun kering akan sangat sulit dipadamkan. Sebelum tim tiba di lokasi, warga sekitar sempat melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Namun usaha mereka tidak membuahkan hasil.
Sekitar pukul 19.15, tim damkar yang tiba di lokasi langsung menyemprotkan air ke titik api. Beberapa saat kemudian, tepatnya pukul 19.50 api berhasil dipadamkan. Tidak ada kerugian materi maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Api tidak kena tanaman yang belum dipanen. Hanya kena daun-daun tebu kering,” tandas Andik.
Informasi yang dia peroleh dari warga sekitar, mulanya ada empat anak bermain di lahan tersebut. Namun tidak didapatkan keterangan terkait nama, usia dan domisili masing-masing.
“Keterangan warga menyebut bahwa empat anak datang ke kebun mencari tebu. Sesudah mendapatkan tebu, mereka bakar-bakar di sana,” sebut Andik.
Saat itu, dia melanjutkan, anak-anak tersebut membakar dedaunan kering. Akan tetapi, api merembet dengan cepat.
“Dugaan kami, mereka hanya iseng bakar-bakar. Tapi meluas sampai seluas 1 hektare di lahan itu,” imbuh dia.(biy/dan)
Editor : Mahmudan