DAU- Suara ledakan terdengar keras dari sebuah rumah kos di Jalan Raya Sengkaling, Desa Mulyoagung, Dau, Minggu malam (26/7). Tak berselang lama, api berkobar membubung. Hal itu mengakibatkan salah seorang penghuni kos mengalami luka bakar serius.
Komandan Peleton (Danton) Damkar Satpol PP Kabupaten Malang Andik Minarko menjelaskan, kebakaran diketahui sekitar pukul 19.15.
“Salah seorang tetangga mendengar ledakan sangat keras dari dalam kos. Begitu yang bersangkutan keluar, ternyata sudah ada api yang besar,” kata dia.
Tetangga kos yang diketahui bernama Nabila itu langsung menghubungi Damkar Kabupaten Malang. Dia melaporkan telah terjadi kebakaran. Belakangan diketahui yang terbakar tersebut adalah kamar kos yang dihuni Muhammad Rafli Satria, 21. Warga asal Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur itu mengalami luka di sekujur tubuhnya. Kamar kos seluas 6 x 4 meter itu pun hancur.
Andik mengatakan, sempat ditolong oleh sesama penghuni kos dan polisi.
“Yang bersangkutan langsung dibawa ke RSSA karena lukanya parah,” sebut dia.
Namun, pihaknya tidak juga merinci apa yang menjadi penyebab kejadian tersebut. Dalam hal ini, pencarian penyebab kebakaran itu sepenuhnya diserahkan ke polisi. Untuk penanganan kebakaran itu melibatkan Damkar Kabupaten Malang sekaligus Kota Batu sebagai perbantuan. Mengingat lokasi yang berdekatan dengan perbatasan wilayah.
Setelah menerima laporan, tim langsung terjun ke lokasi. Mereka tiba di lokasi dan mulai memadamkan si jago merah sekitar pukul 19.40. Dua jam kemudian, tepatnya pukul 21.15 api berhasil dipadamkan.
Sementara itu, Kapolsek Dau Kompol Purwanto Sigit Raharjo mengatakan, hasil olah TKP dan keterangan saksi, kebakaran disebabkan kebocoran tabung gas LPG melon.
“Diduga kuat, kebakaran dipicu oleh kebocoran selang regulator yang memicu sambaran api saat saklar lampu dinyalakan oleh korban,” jelas dia.
“Keterangan dari RSSA, luka bakar yang diderita korban mencapai 85 persen, dan sekarang sedang dirawat secara intensif,” tambahnya.
Guna mencegah kejadian serupa terulang lagi, polisi mengimbau masyarakat, khususnya penghuni rumah kos untuk selalu waspada terhadap tanda-tanda kebocoran gas elpiji.
“Selalu rutin memeriksa kelayakan selang dan regulator tabung gas elpiji. Jika tercium bau menyengat di dalam ruangan tertutup, hindari menyalakan saklar listrik atau sumber api. Segera buka ventilasi udara demi menjaga keselamatan bersama,” tandas dia.(biy/dan)
Editor : Mahmudan