Mobil Wisatawan Prancis Dibawa Kabur di Dampit Malang, Dikejar hingga Pronojiwo

Ramizard Rafsanjani • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 14:04 WIB
Polisi mengamankan ODGJ setelah membawa kabur mobil Daihatsu Sigra yang ditumpangi wisatawan Prancis pekan lalu. (Polsek Dampit for Radar Kanjuruhan)
Polisi mengamankan ODGJ setelah membawa kabur mobil Daihatsu Sigra yang ditumpangi wisatawan Prancis pekan lalu. (Polsek Dampit for Radar Kanjuruhan)

DAMPIT – Mobil Daihatsu Sigra N 1408 FA yang ditumpangi dua wisatawan asal Prancis dibawa kabur seorang pria saat berhenti di minimarket Jalan Semeru Selatan, Desa Dampit, Rabu (5/8) pagi. Pelarian itu berakhir setelah kendaraan dikejar sekitar 1,5 jam hingga wilayah Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 ketika rombongan wisatawan hendak menuju Air Terjun Tumpak Sewu. Mereka menggunakan dua kendaraan, yakni Toyota Hiace dan Daihatsu Sigra yang ditumpangi Victoric dan Shana.

Saat berhenti di minimarket, Victoric bersama sopir bernama Dery Irawan turun untuk membeli makanan dan minuman. Sementara Shana tetap berada di dalam Sigra. Mesin dan AC kendaraan masih menyala ketika Jarianto, 37, masuk ke dalam mobil dan membawanya pergi.

Pelarian Berakhir di Depan Polsek Pronojiwo

Pengejaran terhadap mobil berlangsung hingga wilayah Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Polisi mendapat informasi dari warga yang melihat kendaraan sesuai ciri-ciri yang disampaikan rombongan wisatawan.

Baca Juga: Cerita Warga Lowokwaru Kota Malang Gelar Sayembara Tangkap Curanmor, Hadiahnya Uang

Kasatreskrim Polsek Dampit Aiptu Agus Adi Purwanto mengatakan, pelaku sempat membawa mobil sekitar 200 hingga 300 meter dari minimarket sebelum menurunkan Shana. Penumpang tersebut kemudian meminta bantuan pengendara ojek untuk kembali ke Polsek Dampit.

“Perempuan yang berada di dalam mobil sempat berteriak menggunakan bahasa Inggris. Pelaku mengira penumpang tersebut ingin turun. Mobil kemudian dipinggirkan dan penumpangnya diturunkan,” ujar Agus.

Setelah mengetahui mobil dibawa kabur, Victoric bersama rekannya mengejar kendaraan tersebut ke arah timur. Pengejaran berlangsung sekitar 1,5 jam hingga memasuki wilayah Pronojiwo.

Warga yang mengetahui keberadaan kendaraan tersebut ikut membantu memberikan informasi kepada petugas dan melakukan pengejaran. Mobil akhirnya mendekati Polsek Pronojiwo.

Petugas bersama warga kemudian membuat barikade untuk menghentikan kendaraan. Jarianto langsung diamankan setelah mobil berhenti di depan Polsek Pronojiwo.

“Tidak ada perlawanan. Pelaku langsung diamankan dan kondisinya sehat, tidak mengalami luka,” kata Agus.

Barang Wisatawan Tetap Lengkap

Dari pemeriksaan awal, polisi memastikan tidak ada barang milik kedua wisatawan yang hilang. Seluruh barang bawaan dan barang berharga yang berada di dalam mobil masih dalam kondisi lengkap.

Baca Juga: Kronologi Maling Spesialis Pembobol Rumah di Malang Babak Belur Dihakimi Warga

Semua barang masih lengkap di mobil, tidak ada yang hilang. Kemungkinan tujuannya hanya ingin menggunakan mobil untuk pulang karena sudah berjalan kaki cukup jauh,” pungkas Agus.

Polisi juga mendapati Jarianto memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan pernah menjalani pengobatan di Rumah Sakit Jiwa Lawang selama sekitar delapan hingga sepuluh tahun. Pria asal Blitar tersebut diketahui terakhir tinggal di Jember.

Agus menjelaskan, sebelum membawa mobil, Jarianto berjalan kaki dari Blitar menuju Jember karena ingin menemui istri dan anaknya. Dalam perjalanan, dia menemukan mobil dalam kondisi mesin masih menyala.

Jarianto beserta kendaraan tersebut selanjutnya diamankan di Polsek Pronojiwo untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. (ram/adn)

Editor : Aditya Novrian
mobil wisatawan Prancis mobil dibawa kabur tumpak sewu dampit Pronojiwo