
GONDANGLEGI – Truk bermuatan tebu tiba-tiba terguling ketika parkir di tepi jalan kemarin (18/8). Tebu seberat 20 ton di bak truk jatuh berserakan di tepi jalan. Insiden di Jalan Raya Krebet Putukrejo, Gondanglagi tersebut mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas.
Informasi yang dihimpun di lokasi, truk dengan nomor polisi (nopol) L 8679 UY terguling sekitar pukul 00.30 dini hari. Diduga, si pengemudi truk, Ja’far Shodiq, 45 mengalami kelelahan dalam perjalanan, sehingga memarkir kendaraannya untuk beristirahat di warung tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Setelah Ja’far turun dari truk dan menuju warung, tak lama kemudian dia mengetahui bahwa truknya terguling. Ribuan batang tebu berserakan. Tak ada korban jiwa karena tidak ada penumpang dalam truk.
”Awalnya cuma parkir di seberang jalan, lalu saya tinggalkan istirahat di warung. Diduga bannya kempes mendadak pas ditinggal. Jadi bodi truk sempat miring, lalu terguling ke kiri," ujar Ja'far.
Warga sekitar yang mengetahui musibah tersebut lantas menghubungi aparat kepolisian. Mereka membantu aparat kepolisian untuk mengevakuasi tebu yang berserakan sekaligus mengembalikan bodi truk seperti semula. Proses evakuasi truk beserta muatan tebu 20 ton membutuhkan waktu dua hingga tiga jam.
"Namun evakuasi baru bisa dilakukan jam 7 pagi tadi (kemarin, 18/8). Alhamdulillah tidak ada korban luka atau jiwa sama sekali," tambahnya.
Akibat kecelakaan ini, kerugian materiil diperkirakan berkisar Rp 1 juta. Kerusakan utama terkonsentrasi pada bagian roda, di mana komponen ban dan velg truk mengalami kerusakan akibat menahan beban muatan tebu saat posisi kendaraan miring.(ram/dan)
Editor : Mahmudan