LAWANG – Kebakaran kembali melanda lahan kosong di Bumi Kanjuruhan kemarin (24/8). Kobaran api menghanguskan lahan bambu seluas 5 hektare. Personel Damkar Kabupaten Malang membutuhkan waktu tiga jam lebih untuk memadamkan kobaran api.
Informasi yang dihimpun di lokasi, api berkobar sejak pukul 02.17 dini hari. Beberapa menit kemudian, markas damkar menerima laporan mengenai adanya kebakaran.
”Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 02.34, kemudian langsung melakukan penanganan pemadaman,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Satpol PP Kabupaten Malang Win Haliem kemarin.
Kebakaran tersebut terjadi di lahan irigasi. Api cepat membesar karena lahan dipenuhi bambu kering dan sampah, sehingga mudah menyulut api.
”Masih belum diketahui di mana sumber api,” kata dia.
Beberapa jam sebelum kebakaran, warga di sekitar sempat kerja bakti untuk persiapan kegiatan Mauludan. Karena aktivitas tersebut, warga tidak mengetahui adanya api sejak awal. Kemudian sekitar pukul 00.15, salah seorang warga baru melihat kobaran api membubung tinggi. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RW, lalu diteruskan melalui call center Damkar Kabupaten Malang.
Haliem mengatakan, pihaknya menerjunkan tiga unit armada dengan delapan personel. Tiga armada yang dikerahkan yakni U5, U7, dan U10. Petugas juga mendapat bantuan dari warga setempat selama proses penanganan.
”Tim langsung melakukan pemadaman dan pembasahan untuk memastikan api tidak kembali menyala,” katanya.
Hingga penanganan selesai, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun rincian kerugian material akibat kebakaran tersebut. Penyebab pasti kebakaran juga masih belum diketahui.(ram/dan)
Editor : Mahmudan