Di Kabupaten Malang, Dua Hari Terjadi Lima Kali Kebakaran, Ini Penyebabnya

Ramizard Rafsanjani • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:10 WIB

 

Pemadam kebakaran
Pemadam kebakaran

 

TUREN – Bumi Kanjuruhan dilanda lima kali kebakaran dalam dua hari, Rabu lalu (26/8) sampai kemarin (27/8). Si jago merah melahap tiga lahan, satu rumah, dan satu kandang kambing.

Peristiwa kebakaran terbaru terjadi kemarin (27/8). Kandang kambing di Jalan Anggrek 2 RT 05 RW 03 Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis hangus terbakar. Kobaran api dilaporkan ke damkar Kabupaten Malang sekitar pukul 00.16 dini hari.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Satpol PP Kabupaten Malang Win Haliem mengatakan, pihaknya menerjunkan dua armada dan enam personel. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 00.34, kemudian langsung memadamkan api.

Setelah hampir satu jam melakukan penanganan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.30.

”Petugas selanjutnya melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala,” katanya kemarin.

Kebakaran menghanguskan kandang kambing seluas sekitar 200 meter persegi dengan kerugian material sekitar Rp 5 juta. Tidak ada korban jiwa maupun luka. Hingga kini belum diketahui penyebabnya.

Masyarakat diimbau rutin memeriksa kondisi instalasi listrik dan peralatan elektronik, terutama perangkat yang digunakan dalam waktu lama. ”Tujuannya untuk mencegah terjadinya korsleting dan kebakaran,” kata dia.

Sehari sebelumnya, Rabu lalu (26/8) terjadi empat kali kebakaran. Kondisi terparah menimpa rumah warga di Jalan Kebon Alas, Desa Bokor, Kecamatan Turen. Api diduga dipicu korsleting listrik pada mesin pompa air. Akibat kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai Rp 100 juta.

Informasi yang dihimpun, kebakaran diketahui sekitar pukul 07.10. Awalnya muncul kepulan asap dari mesin pompa air yang diduga mengalami korsleting listrik. Asap membubung ke bagian atap rumah, kemudian makin membesar.

Melihat kondisi tersebut, anak pemilik rumah, Agus Setiawan menghubungi tim Damkar Kabupaten Malang. Laporan diterima petugas sekitar pukul 07.10.

”Petugas langsung berangkat sekitar pukul 07.12 dan tiba di lokasi pada pukul 07.30,” kata dia.

Sesampainya di lokasi, petugas melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas. Kobaran api melanda rumah berukuran sekitar 6 x 11 meter persegi tersebut. Petugas kemudian melakukan pemadaman sekaligus pembasahan pada bagian rumah terdampak.

”Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.10. Setelah itu, petugas melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala,” katanya.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerusakan pada rumah dan kerugian material diperkirakan Rp 100 juta.(ram/dan)

 

 

Editor : Mahmudan
Malang kebakaran lahan kebakaran Rumah Hangus