Truk Pengangkut Bibit Tebu Terperosok Sungai Brantas Kepanjen Malang  

Ramizard Rafsanjani • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 10:25 WIB
LAKA TUNGGAL: Petugas berusaha menyelamatkan pengemudi yang masih di ruang kemudi saat truk sudah tergelincir di Sungai Brantas
LAKA TUNGGAL: Petugas berusaha menyelamatkan pengemudi yang masih di ruang kemudi saat truk sudah tergelincir di Sungai Brantas

 

KEPANJEN – Truk bermuatan bibi tebu terperosok Sungai Brantas, kemarin (10/9). Tepatnya di kawasan Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen. Truk Mitsubishi bernopol AG 8204 UV tergelincir ke sungai setelah menabrak pembatas.

Informasi yang dihimpun, truk dikemudikan oleh Danang Setiawan, 37, dengan kernet Purnawan, 43. Keduanya merupakan Warga Kediri. Mereka melaju berangkat dari Kediri menuju Dampit untuk mengantar bibit tebu.

Berangkat dari Kediri pada Rabu petang (9/9). Sekitar pukul 21.48 memasuki Kepanjen. Sesampai di lokasi kejadian, kondisi jalan turun dan menikung. Diduga Danang tidak mampu mengendalikan laju kendaraan, sehingga menabrak pembatas jalan.

”Diduga pengemudi kurang menguasai medan. Pengemudi juga bukan orang Malang,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoiruddin kemarin.

Dari hasil pemeriksaan dia, truk melaju dengan kecepatan sedang 40-50 kilometer per jam. Kecelakaan juga tidak melibatkan kendaraan lain.

Akibat kecelakaan tersebut, bibit tebu di bak belakang truk berserakan dan hanyut terbawa arus Sungai Brantas. Sementara Danang dan Purnawan mengalami luka-luka akibat musibah tersebut.

”Keduanya langsung dievakuasi dan menjalani perawatan di RSUD Kanjuruhan, Kepanjen,” katanya.

Kedalaman sungai brantas menyulitkan petugas untuk mengevakuasi pengemudi dan truk. Proses evakuasi membutuhkan waktu hingga tiga jam, mulai Rabu (9/9) pukul 21.48 hingga keesokan harinya sekitar pukul 01.00.

Hingga berita ditulis kemarin, Polres Malang masih melakukan penyelidikan. Tujuannya untuk mencari penyebab kecelakaan lalu lintas. Apakah murni human error atau kondisi kendaraan yang tidak layak jalan.

”Sementara ini, kerugian materi yang dialami korban berupa kerusakan di bodi dan bagian depan truk,” katanya.(ram/dan)

Editor : Mahmudan
Truk tebu terperosok laka truk tebu Laka truk di Malang