Penumpang Kapal KM Virgo Asal Pakisaji Malang Belum Ditemukan, Ini Pesan untuk Keluarga  

Ramizard Rafsanjani • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 10:41 WIB
Keluarga penumpang Kapal KM Virgo yang tenggelam
Keluarga penumpang Kapal KM Virgo yang tenggelam

 

PAKISAJI – Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa menyisakan duka bagi keluarga Agus Ribut Setyabudi, 48. Dia merupakan warga Desa Kebonagung, Pakisaji yang tercatat sebagai penumpang KM Virgo. Namun hingga kemarin keberadaannya belum teridentifikasi.

Seperti diberitakan, KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan saat melintasi rute Surabaya-Banjarmasin, Minggu lalu (13/9). Kapal tersebut membawa 243 orang, terdiri atas penumpang dan awak. Hingga kemarin, enam orang telah ditemukan meninggal dunia, 108 selamat, dan 129 lainnya masih dalam pencarian.

Agus diketahui bekerja sebagai sopir truk ekspedisi ADR. Dia baru sekitar sebulan bekerja di perusahaan tersebut ketika berangkat membawa truk ekspedisi menuju Banjarmasin.

Agus berangkat dari Malang pada Kamis lalu (10/9). Kendaraannya terlebih dahulu dibawa ke tempat pencucian mobil di sekitar rumahnya, sebelum digunakan mengangkut barang ekspedisi Shopee. Dari Surabaya, perjalanan dilanjutkan menggunakan kapal menuju Banjarmasin.

Istri Agus, Anitha Margi Utami, 50, mengatakan komunikasi terakhir sang suaminya pada Sabtu pagi (12/9). Agus sempat mengirim video dari atas kapal mengenai aktivitasnya.

"Saya mendapatkan kabar (kapal KM Virgo tenggelam) dari keponakan yang menyusul ketika saya bekerja di Pabrik Rokok sekitar jam 8 pagi. Saya disuruh pulang dan diberi tahu bahwa kapal yang dinaiki suami terbalik," jelas Anitha.

Dari informasi yang diterima Anita, terdapat empat orang dari perusahaan ADR yang belum ditemukan.

"Saya berangkat dengan keluarga dan saudara ke posko tanjung perak. Di sana belum ditemukan bapak (Agus, Red) tetapi namanya masuk dalam daftar penumpang," jelasnya.

Ia sempat diminta menunggu di rumah setelah tiga hari di posko karena pencarian masih berlangsung. Pada Rabu malam, Anita pulang ke rumah sekitar pukul 23.00 untuk menunggu kepastian mengenai kondisi suaminya.

"Kalau sudah benar-benar nyata ditemukan, katanya ada yang menghubungi pihak keluarga," katanya.

Anita bercerita, sebelum berangkat, Agus sempat mengatakan bahwa perjalanan kali ini bakal lebih lama dari biasanya. Jika biasanya pulang sekitar sepekan sekali dan paling lama dua minggu, Agus menyampaikan kemungkinan baru kembali dalam satu hingga dua bulan.

Kini Anita masih berharap suaminya ditemukan dalam kondisi selamat. "Saya tetap positive thinking, ditemukan dalam keadaan selamat. Terus berdoa yang terbaik. Semoga selamat," harap dia.(ram/dan)

Editor : Mahmudan
kapal KM tenggelam penumpang kapal KM korban dari Malang