LAWANG – Dalam waktu kurang dari satu jam, dua rumah mengalami kebakaran. Masing-masing di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso dan Desa Ketindan, Kecamatan Lawang. Dari dua tempat kejadian perkara (TKP) tersebut, kerugian material yang dialami korban ditaksir mencapai Rp 427 juta.
Di Lawang, kebakaran menimpa rumah milik Sukirno, 52, warga RT 01 RW 09 Dusun Tegalrejo. Api diketahui warga sekitar pukul 11.45, Rabu lalu (30/9). Dengan cepat membakar bagian atap hingga merambat ke bangunan rumah.
Warga yang mengetahui sempat memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya, namun tak membuahkan hasil. Sekitar pukul 12.10, Mako Damkar Kabupaten Malang menerima laporan adanya kebakaran. Satu unit kendaraan dengan tiga personel langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 12.30.
"Api sudah membakar bagian atap dan merambat ke bagian belakang rumah. Petugas kemudian melakukan pemadaman dan pembasahan," ujar Danton Damkar Kabupaten Malang Andik Minarko kemarin.
Selain damkar, aparat kepolisian juga tiba di lokasi untuk menyelidiki penyebab kebakaran. Kapolsek Lawang Kompol Muhammad Lutfie mengatakan, kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik pada bagian atap rumah. Sebelum api membesar, warga sempat mendengar suara letupan dari bagian atap.
"Untuk penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," ujar Lutfie.
Sedangkan Kepala Dusun Tegalrejo Suyanto mengatakan, pihaknya mendatangi lokasi ketika api belum padam. Kobaran api sudah membakar atap dan merambat ke bagian belakang rumah.
”Kondisi angin dan banyaknya barang mudah terbakar membuat api cepat membesar,” terangnya.
Pemadaman juga dibantu satu unit kendaraan pemadam milik PT Tri Surya Plastik. Dua unit ambulans beserta petugas medis turut disiagakan di lokasi. Api dipadamkan sekitar pukul 15.00, kemudian dilanjutkan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian material rumah beserta barang di dalamnya diperkirakan mencapai Rp127 juta.
Di lokasi lain, kebakaran melanda Perumahan Griya Permata Alam, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso. Rumah dua lantai milik Ayu, 44, terbakar setelah api dari pembakaran sisa tebangan tebu merambat akibat tiupan angin.
Laporan kebakaran diterima damkar sekitar pukul 11.30. Petugas tiba 20 menit kemudian dan mengerahkan dua unit kendaraan dengan enam personel. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30.
"Api dari pembakaran daduk tebu merambat karena angin cukup kencang hingga mendekati permukiman dan menyambar rumah warga," terang Andik.
Rumah berukuran sekitar 8 x 10 meter tersebut mengalami kerusakan dengan kerugian ditaksir sekitar Rp 300 juta. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian itu. (ram/dan)
Editor : Mahmudan