Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kebakaran di Gadang Malang, Satu Rumah Terbakar karena Bocil Main Korek

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Sabtu, 8 April 2023 | 19:00 WIB
BILAS : Pemadam Kebakaran Kota Malang membasahi seluruh lantai dua rumah yang terbakar di Gadang, Kota Malang. (Biyan/Radar Malang)
BILAS : Pemadam Kebakaran Kota Malang membasahi seluruh lantai dua rumah yang terbakar di Gadang, Kota Malang. (Biyan/Radar Malang)
 

MALANG KOTA – Kebakaran rumah kadang dipicu hal sepele. Itu pula yang terjadi di lingkungan Gadang Gang 21A, RT 002/RW 004, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, kemarin siang (7/4).

Sebuah rumah mengalami kebakaran di lantai dua pada saat warga sedang melaksanakan ibadah salat Jumat.

Kebakaran rumah yang dikontrak warga bernama Maksum, 58, itu disebabkan anak kecil yang bermain korek api.

Saksi mata mengatakan bahwa kebakaran tersebut terjadi pada pukul 12.14. Saat itu mayoritas warga laki-laki sedang melaksanakan salat Jumat di masjid.

Begitu ibadah berakhir, warga langsung mendatangi rumah tersebut dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Menantu Maksum yang bernama Mar’atus Solikah, 25, sudah lebih dulu berusaha memadamkan api sebelum warga berdatangan.
Baca Juga : Kebakaran di Singosari Malang, Pabrik Wood Pellet Dikepung Asap.

Namun dia malah mengalami sesak napas dan harus mendapatkan pertolongan medis.

”Saya punya penyakit asma. Pada saat awal kebakaran saya mencoba memadamkan
api. Tapi tidak kuat. Malah terjatuh sampai kaki saya bengkak,” ujarnya kepada Jawa
Pos Radar Malang dengan napas masih tersengal-sengal kemarin siang.

Solikah sampai harus dilarikan ke rumah tetangganya untuk diberikan alat bantu pernapasan. Solikah menceritakan, hari itu dia sedang berada di rumah untuk memasak pesanan catering.

Aktivitas tersebut dilakukan di lantai 1. Sedangkan suaminya berada di kamar lantai dua bersama anaknya yang berusia 5 tahun dan 3 tahun.

Menjelang siang, suami Solikah pergi ke luar rumah untuk menunaikan salat Jumat. Meninggalkan dua anaknya di dalam kamar.

”Anak saya mainan korek api jenis tombol. Apinya kena kasur,” terangnya. Solikah mengetahui ada kebakaran setelah kedua anaknya berteriak. (Bersambung ke halaman selanjutnya)



Dia bergegas menyelamatkan kedua anaknya itu sambil berusaha memadamkan api. Namun api sudah telanjur membesar dan dengan cepat membakar seluruh isi kamar.

Termasuk kasur, televisi, dan lemari. Sekitar pukul 12.21, tim dari UPT Damkar Kota Malang datang.

Mereka mengerahkan tiga mobil damkar dan 10 personel. Hanya butuh waktu 30 menit bagi tim damkar untuk memadamkan seluruh api yang membakar area seluas 78 meter persegi itu.

“Kesulitan kami hanya ketika akan masuk ke lokasi. Terhalang gapura yang terlalu pendek, sehingga mobil pemadam sulit masuk,” kata Komandan Regu (Danru) 2 UPT Damkar Kota Malang Anang Yuwono.

Petugas memprediksi kerugian materi akibat kebakaran itu mencapai Rp 50 juta. (biy/fat) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#jawa pos radar malang #media online malang #berita malang #Mahasiswa malang #Kebakaran malang #Pemkot Malang #berita malang hari ini #malang kota #wisata malang #dishub #kuliner malang #radar malang #malang kipa #parkir liar #kebakaran di malang hari ini