MALANG KOTA - Tindak asusila di tempat umum makin marak di Kota Malang. Misalnya akhir pekan lalu, beredar sebuah video tindakan mesum yang dilakukan sepasang muda-mudi dalam mobil. Aksi itu tertangkap kamera CCTV milik Pemkot Malang. Lokasinya di Simpang Balapan yang terhubung dengan Jalan Merbabu, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen.
Video itu berseliweran di media sosial sejak 15 April 2023. Tampak sebuah mobil Toyota Sienta warna putih parkir di tepi jalan, sekitar pukul 00.51. Entah sengaja atau tidak, mobil tersebut berada dalam jangkauan CCTV milik Pemkot Malang. Dengan bantuan lampu penerangan jalan umum, kamera CCTV itu menangkap adegan di jok depan mobil.
Samar-samar terlihat dua orang dalam mobil itu saling berciuman. Yang laki-laki ada di posisi sopir, sedangkan yang perempuan ada jok penumpang bagian depan. Kemudian, tangan perempuan itu meraba area sensitif si lelaki. Sambil sesekali sang lelaki memegang pantat perempuannya. Sayang, bagian pelat nomor kendaraan itu tidak masuk dalam frame rekaman video.
Pemilik akun Twitter yang mengunggah rekaman video itu pun menuliskan kalimat bernada imbauan. ”Mengingatkan untuk man teman, sebisa mungkin tetap berhati-hati. Saya tidak tahu apakah anda suami istri atau tunangan, lebih baik di ruang privat saja, jika di Simpang Balapan seperti tadi pagi jam 00.51, akan mudah terpantau CCTV,” tulis akun @Ipok Sam Idub.
Sejumlah akun di Instagram kemudian ikut mengunggah ulang video tersebut. Hal itu sudah pasti diketahui oleh Polresta Malang Kota. Sebab, para pengunggah video itu mencolek Polresta Malang Kota dengan menuliskan tagar diikuti nama akun resmi kepolisian itu.
Akan tetapi, saat dikonfirmasi soal tindak lanjut video tersebut, Kasi Humas Polresta Malang Kota Iptu Eko Novianto tidak berjanji untuk mencari tahu siapa pelaku adegan mesum dalam video itu. “Kami intensifkan kembali patroli antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang,” ucap dia melalui pesan singkat WhatsApp.
Penertiban tindak asusila di tempat publik sebenarnya juga menjadi bidang garapan Satpol PP Kota Malang. Beberapa kali razia yang mereka lakukan menyasar perbuatan mesum yang dilakukan muda-mudi di taman kota. Namun, untuk kasus mesum di dalam mobil yang viral di media sosial, Satpol PP tidak akan mencari identitas pelakunya.
Menurut Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang Rahmat Hidayat, pelaku dalam video itu sedang dikejar oleh pihak kepolisian. Rahmat hanya berjanji akan melakukan pencegahan supaya hal serupa tak terjadi. ”Karena kami dapat mengenakan Perda Cabul, ke depan akan diintensifkan patroli di tempat-tempat gelap yang sering dijadikan muda-mudi untuk melakukan tindakan asusila,” tandasnya. (biy/fat) Editor : Fathoni Prakarsa Nanda