MALANG KABUPATEN – Kapolsek Karangploso Iptu Bambang Subinanjar mengungkapkan, hingga saat ini kasus oplosan maut masih berkembang.
Peristiwa yang menewaskan dua orang masih dalam proses penyelidikan barang bukti.
”Penyidik sudah mengambil sampel dari botol bekas minuman yang digunakan untuk pesta miras,” ujar Bambang kemarin (12/5).
Hasil uji sampel di laboratorium tersebut, akan dipakai mendalami kasus tersebut. ”Kami masih menunggu uji sampel. Jumlah korban juga tetap (dua orang),” katanya.
Selain menunggu uji sampel, pihaknya juga akan memeriksa keterangan korban yang masih hidup. ”Empat korban lain saat ini masih belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya masih belum pulih,” ucapnya.
Link Terkait : Pesta Miras Oplosan di Karangploso Antarkan Dua Pemuda ke Akhirat.
Faktor di balik tewasnya dua orang usai pesta miras di Desa Ngijo, Karangploso, Selasa lalu (9/5) belum terungkap. Untuk mendalami kasus tersebut, kepolisian berencana memeriksa empat korban yang masih hidup.
Seperti diberitakan, enam orang menggelar pesta miras di Dusun Leses, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Senin lalu (8/5). Mereka adalah AS, AF, SP, HN, DK, dan AG. Rata-rata usianya sekitar 30 tahun. Usai menenggak miras di tikungan jalan ke arah makam Dusun Leses.
Keesokan harinya, Selasa (9/5), AF dan AS mengeluh sesak napas. AF lebih dulu dibawa ke Rumah Sakit (RS) Prasetya Husada di Karangploso. Namun nyawa pemuda itu tak dapat diselamatkan. AF dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 18.30.
Berselang satu jam, AS juga dibawa ke rumah sakit yang sama. Kondisinya sudah terlalu parah, tim medis pun angkat tangan. AS akhirnya menyusul AF yang sudah lebih dulu menjemput ajal.
Petaka belum berakhir. Rabu pagi (10/5), dua orang lain yang masing-masing berinisial SP dan HN dilarikan ke RS Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Jalan Raya Tlogomas. Hingga Kamis lalu (11/5), keduanya masih koma. Sementara dua orang lainnya, yakni AG dan DK menjalani perawatan di rumah.
Sementara saat kejadian. kondisi lokasi sangat sepi. Terdapat beberapa botol miras dan bungkus makanan ringan berceceran.(rb3/dan) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana