Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Wali Kota Chilpancingo Meksiko Tewas Dipenggal Seminggu setelah Pelantikan

Aditya Novrian • Rabu, 9 Oktober 2024 | 03:19 WIB
Ilustrasi TKP
Ilustrasi TKP

RADAR MALANG - Berita tragis datang dari Kota Chilpancingo, ibu kota negara bagian Guerrero, Meksiko.

Wali Kota Chilpancingo, Alejandro Arcos, ditemukan tewas dengan kepala terpenggal pada Minggu (6/10).

Arcos baru saja dilantik sebagai Wali Kota Chilpancingo seminggu yang lalu.

Dilansir dari Times Now, kepala pria berusia 43 tahun ini ditemukan di atas truk pikapnya.

Sedangkan, badannya berada di dalam truk.

Hingga saat ini, masih belum ada pihak yang bertanggungjawab terhadap pembunuhan ini.

Sebelum ditemukan tewas, Arcos dikabarkan sibuk memberi bantuan kepada masyarakat yang terkena imbas dari Badai John pada September lalu.

Insiden ini pun memperpanjang serangkaian tindakan kekerasan terhadap para pejabat publik di Meksiko.

Dilansir dari CNN, beberapa hari sebelum pembunuhan Arcos, sekretaris baru Pemerintah Kota Chilpancingo, Francisco Tapia, juga ditembak mati.

Chilpancingo sudah dikenal sebagai kota dengan tingkat kekerasan yang cukup tinggi.

Dilansir dari New York Post, Kota ini merupakan sarang dari dua bandar narkoba yang bermusuhan, yaitu Ardillos dan Tlacos.

Arcos sendiri merupakan perwakilan dari Partai Revolusioner Institusional (PRI) yang tergabung dalam koalisi oposisi.

Presiden PRI, Alejandro Moreno, mengungkapkan kegeramannya terhadap insiden tragis ini.

"Mereka [Arcos dan Tapia] baru bekerja kurang dari seminggu. Mereka adalah pejabat muda dan jujur yang menginginkan perkembangan bagi komunitasnya," ujar Moreno dalam cuitannya di X.

Presiden baru Meksiko, Claudia Sheinbaum, menyebut jika pihaknya akan menyusun berbagai langkah untuk meningkatkan keamanan negara setelah peristiwa ini.

Dilansir dari CNN, ia juga mengatakan bahwa pembunuhan Arcos merupakan hal yang sangat disayangkan.

Dengan banyaknya bandar narkoba dan grup kriminal, Meksiko selalu menghadapi masalah keamanan negara yang serius tiap tahunnya.

Tindak kekerasan di Meksiko pun turut menjerumus dalam praktik politik.

Pada masa kampanye dalam pemilihan umum Meksiko tahun ini, terdapat setidaknya 34 kandidat yang dibunuh oleh grup-grup kriminal.

Mereka pun dikabarkan sering membiayai beberapa kampanye dan menggunakan kekerasan jika para kandidat tidak ingin bekerja sama.

(CLEMENS KRISTO BUDIUTOMO)

Editor : Aditya Novrian
#Pelantikan #wali kota #meksiko #Setelah #chilpancingo #dipenggal #Seminggu #Tewas