Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

DURHAKA DAN KEJI! Kecewa Tak Dibelikan HP, Anak Pemabuk dan Pengangguran Cekik Ibu Kandung di Sidoarjo

Bayu Mulya Putra • Kamis, 14 November 2024 | 14:24 WIB
Jenazah ibu yang tewas dicekik anak kandung di Sidoarjo. Anaknya yang pemabuk dan pengangguran minta hp tak dituruti
Jenazah ibu yang tewas dicekik anak kandung di Sidoarjo. Anaknya yang pemabuk dan pengangguran minta hp tak dituruti

Warga Amankan Pelaku dengan Mengikatnya 

SIDOARJO - Suwati meninggal dunia dengan tragis di dalam kamar rumahnya, kemarin siang (13/11). 

Perempuan 50 tahun itu meninggal di tangan anak kandungnya sendiri.

Dari informasi yang dihimpun, pelaku yang bernama Hendrikus diduga tega menghabisi ibunya lantaran tidak dibelikan handphone (HP). 

Aksi kejinya berlangsung sekitar pukul 13.00. 

Tetangga korban mendengar teriakan minta tolong dari rumah Suwati di Perumahan Puri Tambak Rejo, Gang Perahu, RT 05, RW 08, Desa Tambak Rejo, Kecamatan Waru. 

Warga pun mendatangi sumber suara. 

Upaya pertolongan warga sempat terkendala. 

Pagar warna cokelat di rumah itu terkunci. 

Pintu rumah juga terkunci dari dalam. 

Warga lantas mendobraknya. 

Betapa kaget mereka saat menemukan Suwati dicekik anak kandung nya, Hendrikus, dari belakang. 

Warga bergegas mengamankan pelaku dengan cara mengikatnya. 

Lalu, warga lainnya melapor ke pemerintah desa dan memanggil petugas kepolisian. 

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Fahmi Amarullah mengatakan, saat petugas datang, korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tengkurap di dalam kamar. 

”Hasil olah TKP, kami menemukan beberapa luka di area wajah,” kata dia. 

Fahmi menyebut kemungkinan karena benda tajam.

”Tapi, untuk hasilnya karena apa, kami masih menunggu hasil otopsi ya,” imbuhnya. 

Berdasar keterangan sejumlah saksi, ibu dan anak itu sempat bertengkar. 

Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Porong untuk diotopsi. 

Sementara pelaku digelandang ke Mapolres Sidoarjo. 

Sejumlah barang bukti juga diamankan.

Di antaranya bantal penuh darah dan lainnya. 

Fajar, salah seorang warga menuturkan bahwa korban melakukan tindakan kejinya dalam keadaan mabuk. 

”Seminggu terakhir ini kabarnya minta handphone, sering cekcok,’’ katanya. 

Amarah pelaku semakin memuncak karena kondisinya diduga mabuk. 

”Anaknya (pelaku, red) eng gak kerja, biasanya di pasar. Sayangnya, pas kejadian, bapak dan adiknya sedang kerja. Jadi, di rumah hanya sama ibunya. Karena ibunya hanya ibu rumah tangga,” ungkap Fajar. 

Menurut Fajar dan warga sekitar, saat kejadian di rumah tersebut tidak terlihat pisau atau senjata tajam. 

”Enggak lihat karena (warga) juga masih fokus mengamankan pelaku,” imbuhnya. 

Ada kemungkinan korban dipukul dan dibenturkan ke lantai karena di lantai ada banyak darah. 

”Juga dicekik karena saat di kasur itu sedang dicekik,” ujarnya. (uzi/c6/jun/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#cekik #anak kandung #Pemabuk #meninggal #Sidoarjo #Pengangguran