SIDOARJO - FS, seorang satpam pabrik di Desa Jeruklegi, Balongbendo, terlibat pencurian di tempat dia bekerja.
Ulahnya terbongkar setelah AF, pelaku lain, tertangkap.
Pelaku ikut membantu AF mencuri kabel senilai Rp 400 juta.
Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Fahmi Amarullah menuturkan, selain AF dan FS, ada empat orang yang ditangkap.
Yakni UN dan JR, serta dua pelaku lain yang masih buron.
”Total kerugian mencapai Rp 400 juta,” katanya kemarin (11/4) dalam konferensi pers.
Ulah mereka terbongkar pada Kamis (3/4) malam.
Dua karyawan pabrik mendapati FS dan pelaku yang belum tertangkap di belakang pabrik pukul 23.00.
Mereka sedang memasukkan gulungan kabel ke dalam mobil.
”Komplotan pelaku langsung diteriaki karena saksi tahu kabel itu hasil pencurian di pabrik mereka,” terangnya.
Saksi curiga karena pabrik pernah dua kali kehilangan kabel sepekan sebelumnya.
UN dan JR saat itu langsung kabur, sementara AF tertangkap.
Penyidik mendapat temuan baru setelah memeriksa pria 34 tahun itu.
AF mengaku komplotannya bekerja sama dengan FS agar aksi mereka tidak diketahui pegawai pabrik.
”Peran FS mengalihkan perhatian karyawan lain,” paparnya.
FS, secara terpisah, mengaku mendapat bagian Rp 4 juta dari dua aksi sebelumnya.
Dia berdalih mau diajak berkongsi untuk mencuri karena sungkan.
Sebab, warga Tulangan itu sebelumnya sering diberi rokok.
”Nggak tentu, seminggu dua sampai tiga kali diberi rokok,” ujarnya.(edi/uzi/adn)
Editor : Aditya Novrian