Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Apa yang Harus Dilakukan Saat Melihat Kekerasan Seksual? Ini Panduan untuk Orang Sekitar

Aditya Novrian • Senin, 26 Mei 2025 | 17:00 WIB
Stop Kekerasan Seksual (sumber foto: freepik)
Stop Kekerasan Seksual (sumber foto: freepik)

Malang – Kekerasan seksual dapat terjadi di mana saja dan kepada siapa saja, termasuk di tempat-tempat yang dianggap aman seperti rumah, sekolah, hingga ruang publik.

Sayangnya, tidak sedikit kejadian yang berlangsung di hadapan saksi mata justru diabaikan karena ketidaktahuan atau rasa takut untuk terlibat.

Menurut data Komnas Perempuan, sebagian besar kekerasan seksual terjadi di lingkungan terdekat korban dan sering kali tidak dilaporkan. Salah satu penyebabnya adalah sikap pasif dari orang-orang yang menyaksikan langsung atau mengetahui kejadian tersebut.

Langkah awal yang bisa dilakukan saat melihat kekerasan seksual adalah memastikan situasi tetap aman.

Baca Juga: Mengenal Bentuk Kekerasan Seksual, Jangan Tunggu Jadi Korban Baru Peduli

Jika memungkinkan, intervensi dapat dilakukan dengan cara yang tidak membahayakan, seperti mengalihkan perhatian pelaku atau memanggil bantuan dari sekitar. Jika kondisi tidak memungkinkan, segera hubungi aparat keamanan atau pihak berwenang terdekat.

Setelah kejadian, penting untuk mendekati korban dengan empati dan tidak menghakimi. Tawarkan bantuan secara sopan dan yakinkan korban bahwa mereka tidak sendiri.

Sikap suportif dari lingkungan sekitar dapat membantu korban merasa aman dan lebih siap melapor.

Korban dapat diarahkan untuk menghubungi lembaga resmi seperti Komnas Perempuan, LPSK, atau layanan SAPA 129 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Baca Juga: Speak Up! Mengapa Korban Kekerasan Seksual Perlu Didengar dan Didukung

Di wilayah Malang, masyarakat juga bisa mengakses layanan pengaduan di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) maupun pusat layanan terpadu di rumah sakit.

Dalam kasus kekerasan seksual di ranah digital, seperti penyebaran konten intim tanpa izin, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah menyimpan bukti, lalu melaporkan ke pihak berwajib atau ke platform digital terkait.

Keberanian untuk bertindak saat menyaksikan kekerasan seksual bisa menjadi langkah penting dalam menghentikan tindakan pelaku sekaligus memberikan perlindungan awal kepada korban. Menjadi saksi bukan berarti berdiam diri.

Dengan bertindak bijak, setiap individu bisa berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berdaya. (afh)

Editor : Aditya Novrian
#seksual #panduan #orang #Kekerasan #malang #Sekitar #mencegah