MALANG – Peristiwa menghebohkan terjadi siang tadi (26/10). Hal itu usai seorang pria yang belakangan diketahui merupakan warga Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, tersungkur bersimbah darah di dekat Stadion Kanjuruhan. Warga yang melihat itu panik dan langsung menghubungi pihak berwajib.
Informasi yang dihimpun wartawan Jawa Pos Radar Malang, awalnya, suasana Minggu terlihat seperti biasa. Banyak pengendara berlalu-lalang. Termasuk warga berjalan santai dan menikmati akhir pekan di Stadion Kanjuruhan Malang.
Namun suasana siang yang cerah itu mendadak berubah. Penyebabnya, ada keributan di Jalan Trunojoyo, Desa Kedungpedaringan yang masih berada di sekitar stadion kandang Arema FC tersebut.
Tak lama usai keributan itu, seorang pria berlari lalu tersungkur. Tubuhnya penuh darah. Pria yang kemudian diketahui bernama Firman Arif tersebut merintih dan seperti berusaha meminta tolong.
Melihat hal itu, warga mendekat. Panik, warga lantas menghubungi pihak berwajib yang berjaga di dekat sana. Tak lama kemudian, polisi dan petugas ambulans datang. Mereka segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa korban untuk segera mendapat perawatan.
“Korban sempat dievakuasi oleh anggota kepolisian yang tengah berjaga di sekitar lokasi dan langsung dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk mendapatkan pertolongan medis,” kata Kasatreskrim Polres Malang AKP Muchammad Nur.
Pihak kepolisian lansung melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut. Penyelidikan mengarahakn kepada terduga pelaku berinisial S, 30, warga Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran. S kemudian berhasil ditangkap kurang dari satu jam setelah kejadian. (yad)
Editor : A. Nugroho