MALANG KOTA - Identitas sosok yang membuang dua jasad bayi di Apartemen Begawan pada 2 Februari lalu masih misterius. Hingga kemarin (3/3), polisi terus melakukan penyelidikan terhadap identitas pembuang jasad bayi. Termasuk adanya dugaan aborsi.
Kanit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota Iptu Khusnul Khotimah mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Ada beberapa aspek yang diselidiki. ”Misalnya saja, kami menyelidiki tamu-tamu yang masuk dan keluar. Baik sebelum maupun beberapa hari setelah kejadian,” tegas Khusnul.
Upaya itu dilakukan dengan pertimbangan, apartemen yang menjadi lokasi pembuangan bayi tidak hanya membuka layanan untuk tempat singgah bulanan. Namun juga harian. Penyelidikan itu juga dilakukan bersama Opsnal Polresta Malang Kota. Selain tamu, pihaknya melakukan wawancara kepada tiga orang dari pihak manajemen.
Kemudian, analisis CCTV masih berlangsung. Sebab, lokasi kejadian berada di lantai bawah. Pemeriksaan di jaringan saluran apartemen juga dilakukan. Itu karena, saluran pembuangan tempat dua jasad bayi itu ditemukan terhubung dengan seluruh saluran di kamar-kamar apartemen.
Khusnul menambahkan, pemeriksaan terhadap kondisi jasad juga sudah dilakukan. Sementara baru hasil visum yang menunjukkan bahwa jasad pertama berusia 4 bulan dan satu lagi 6 bulan. ”Kalau hasil otopsi kami masih menunggu karena belum keluar,” sambungnya.
Ditanya terkait kemungkinan tes DNA, pihaknya belum bisa melakukan. Sebab polisi harus menemukan sosok pembuang jasad bayi dulu sebagai pembanding. (mel/gp)
Editor : A. Nugroho