Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ketua Arsitek Sebut Karyawan Gaji UMR Juga Bisa Renovasi Hunian Sehat

Shuvia Rahma • Sabtu, 3 Oktober 2020 | 03:02 WIB
Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Malang Mardi Sampurno (kiri) berbincang dengan Ketua ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Malang Ir Sahirwan IAI (Darmono / Radar Malang)
Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Malang Mardi Sampurno (kiri) berbincang dengan Ketua ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Malang Ir Sahirwan IAI (Darmono / Radar Malang)
MALANG KOTA – Siapa bilang para milenial dengan gaji UMR tidak bisa merenovasi rumah menjadi hunian sehat di masa pandemi. Walau gaji tidak dua digit pun sebenarnya bisa renovasi rumah lho kalau tahu ilmunya.

Di Digitex (Digital Expo) Property 2020, segala hal tentang renovasi rumah yang bagus di masa pandemi di bahas di program Tik Talk yang disiarkan langsung pada Jumat (2/10). Bersama Ketua IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) Ir Sahirwan IAI AA, banyak hal terkait hunian sehat dibahas. Salah satunya adalah masalah renovasi rumah untuk para pekerja dengan keterbatasan gaji.

Sahirwan mengatakan, rumah yang sehat adalah rumah yang memiliki pencahayaan dan sirkulasi udara yang bagus. Namun karena kini pandemi Covid-19, alangkah baiknya jika rumah memiliki tempat untuk berjemur di pagi hari.

“Untuk para pekerja dengan gaji relatif tak besar pun bisa melakukan renovasi dengan biaya minim. Yang penting adalah prioritas, mana dulu yang kita utamakan,” ujarnya.

Dia pun memberikan contoh. Misalnya saja, pemilik rumah ingin membuat tempat berjemur. Ia mengatakan, tak perlu ada lahan yang luas untuk mendapatkan sinar matahari secara langsung. Cukup memanfaatkan sisi rumah dengan efisien.

“Misalnya saja, atapnya garasi. Biasanya kan hanya genteng saja tanpa adanya fungsi lain. Itu bisa kita renovasi menjadi genteng beton. Di mana di atasnya bisa kita buat untuk berjemur, bisa juga untuk bercocok tanam dengan kebun mini,” paparnya.

Sahirawan pun menuturkan bahwa harusnya masyarakat tidak takut untuk konsultasi kepada arsitek. Karena arsitek punya segudang ilmu untuk membantu masyarakat untuk permasalahan terkait rumah.

“Untuk itu, jangan takut untuk meminta bantuan kami. Apalagi berpikir jika minta tolong arsitek harus membayar harga mahal karena ingin dibuatkan rumah mewah. Mari kita ubah cara berpikir seperti itu. Karena kami punya segudang ilmu untuk membantu masyarakat dalam permasalahan rumah. Daripada nanti malah bongkar pasang rumah dan tidak efisien,” tandasnya.


Pewarta : Errica Vannie
Editor : Shuvia Rahma
#Eri #IAI Malang #mon #Arsitek #ketua iai malang #RMO #rumah sehat #digitex property 2020