Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Studi: Pria Jomblo Pengangguran Lebih Mudah Meninggal Karena Covid

Shuvia Rahma • Kamis, 15 Oktober 2020 | 16:57 WIB
Ilustrasi pria karantina di rumah. (timesnownews)
Ilustrasi pria karantina di rumah. (timesnownews)
RADAR MALANG – Pria dengan kategori berpenghasilan rendah, berpendidikan rendah, tidak menikah, dan lahir di negara berkembang atau miskin memiliki risiko kematian lebih tinggi akibat Covid-19. Fakta ini merupakan hasil temuan penelitian Mahasiswa Universitas Stockholm di Swedia.

"Kami dapat menunjukkan bahwa ada efek independen dari berbagai faktor risiko terpisah yang telah diangkat dalam debat dan berita tentang Covid-19. Semua faktor ini secara individual terkait dengan risiko kematian yang sangat tinggi akibat Covid-19," jelas penulis studi Sven Drefahl dari Universitas Stockholm, Swedia.

Dilansir dari timesnownews, Kamis(15/10), studi ini didasarkan pada data dari Dewan Kesehatan dan Kesejahteraan Nasional tentang semua kematian yang terdaftar akibat Covid-19 di Swedia untuk orang dewasa berusia 20 tahun ke atas. Dalam hasilnya, seorang pria yang memiliki pendapatan dan tingkat pendidikan lebih rendah memiliki risiko kematian yang sangat tinggi dari Covid-19. Temuan menunjukkan bahwa pria memiliki risiko kematian akibat Covid-19 lebih dari dua kali lebih tinggi daripada wanita.

Pria dan wanita yang belum menikah (termasuk mereka yang belum pernah menikah, janda / duda dan cerai) memiliki risiko kematian akibat Covid-19, 5 hingga 2 kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang telah menikah. Secara umum, Pria memiliki angka kematian yang lebih oleh kombinasi biologi dan gaya hidup. Hal ini berkaitan dengan menikah atau tidaknya seseorang serta pendapatan dan pendidikan mempengaruhi kematian seseorang termasuk di saat pandemi ini.

Catatan penelitian sebelumnya menunjukkan, lajang juga memiliki risiko angka kematian yang lebih tinggi dari berbagai penyakit



Penulis: Ali Hasan Assidiqi Editor : Shuvia Rahma
#Kesehatan #pria berisiko mati kena covid #COVID-19 #pria rentan covid #rmcw