Dilansir dari Vogue, Selasa (17/11) dalam edisi terbaru Harry Styles berbicara mengenai rencana kepergiannya ke Tokyo, musiknya dan tentu pilihan busananya. Seperti yang diketahui konsep busana yang dipakainya selalu mengaburkan konsep gender.
“Saya masih sangat muda. Saya mengenakan celana ketat untuk salah satu pertunjukan sekolah,” ungkap Harry Styles, dikutip dari Vogue.
Sejak saat itu mantan Personil OneDirection ini kerap gemar tampil tanpa memperdulikan gender. Ia senang berdandan suka-suka dan mencari apapun yang membuatnya nyaman, sekalipun itu busana perempuan.
Dalam cover majalah Vogue ia tampil mengenakan balutan gaun panjang berwarna putih Gucci rancangan Alessandro Michele yang dipadukan dengan jaket tuksedo berwarna gelap. Di foto lain ia berpose mengenakan blazer berwarna gelap dengan kancing yang dibiarkan terbuka dan dipadukan dengan rok pendek rancangan Chopova Lowena dengan warna yang hampir senada.
Mungkin Harry Styles bukanlah orang pertama yang menantang stereotip gender soal pilihan busana. Namun, dia menjadi salah satu dari sedikit artis yang melakukannya, mengaburkan konsep gender dalam mode.
Penulis : M. Ubaidillah Editor : Shuvia Rahma