Meskipun menghentikan penjualan mobil, Honda akan tetap berada di pasar Rusia, dengan fokus menjual sepeda motor dan peralatan listrik. Mereka juga mempertahankan aktivitas yang terkait dengan layanan purna jual kendaraannya.
Dilansir dari Carscoops Jumat (1/1), fakta lain mengenai Penjualan Honda di negeri Vladimir Putin yakni hingga November 2020, penjualannya turun 15 persen, menjadi 1.383 unit. Sebuah angka yang sangat kecil jika dibandingkan dengan total 1,3 juta penjualan mobil baru di sana selama periode itu.
Melihat tren penurunan tersebut, Honda memiliki rencana strategis di Eropa dan khusunya di Rusia. Merek asal Jepang perlahan-lahan akan menghilangkan mobil bensin dan diesel murni pada tahun 2023. Sebagai gantinya, Honda akan menggencarkan penjualan model full-electric atau hybrid.
Penulis: Andika Satria Perdana Editor : Shuvia Rahma