“Selain tenis, saya juga memiliki minat tinggi pada fashion, dan tidak ada merk yang lebih ikonik daripada Louis Vuitton. Menjadi seorang brand ambassador adalah mimpi yang menjadi kenyataan,” ungkap Naomi seperti yang disadur dari Vogue, Kamis (14/1).
Baginya, merupakan suatu kehormatan dapat mengenakan baju rancangan Nicolas Ghesquiere. “Dia adalah desainer yang saya kagumi dan ternyata ia juga memiliki ketertarikan terhadap budaya dan gaya Jepang,” tambahnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Nicolas. “Naomi adalah wanita yang luar biasa yang sangat mewakili generasi dan menjadi panutan bagi semua orang karena karir dan keyakinannya yang begitu menginspirasi,’’ komentarnya pada Vogue. Ia juga menambahkan jika Naomi adalah tipe wanita yang sangat memegang teguh apa yang diyakininya.
Meskipun Naomi beberapa kali terihat menggunakan merk seperti Comme des Garcons dan Sacai, tetapi ia pertama kali masuk cover majalah Vogue dengan mengenakan merk Louis Vuitton.
Ia dipotret oleh Annie Leibovitz dengan latar belakang langit biru dan awan yang berputar-putar. Gaun simetris yang dikenakan Naomi sangat mewakili dirinya yang merupakan atlet tenis.
Pencapaian Naomi sebagai seorang atlet bisa dibilang sangat meroket. Setelah pertama kali bertanding pada turnamen Grand Slam di 2016, dua tahun kemudian ia juga memenangkan kejuaraan terbuka di Australia dan Amerika Serikat. Lalu pada 2020, ia dinobatkan sebagai atlet perempuan dengan pendapatan tertinggi di dunia.
Penulis: Aulia Hamazunnisa Editor : Shuvia Rahma