Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Penyebab Jerawat di Bahu dan Cara Mengatasinya

Farik Fajarwati • Sabtu, 5 Juni 2021 | 21:19 WIB
Ilustrasi kondisi kulit bahu yang sehat. (ist)
Ilustrasi kondisi kulit bahu yang sehat. (ist)
RADAR MALANG - Beberapa di antara Anda pasti mengalami fase kulit bermasalah. Berjerawat salah satunya. Secara umum, jerawat terjadi ketika pori–pori kulit tersumbat oleh sel-sel kulit mati, kotoran ataupun sebum. Selain itu, adanya perubahan hormon, infeksi bakteri hingga penggunaan produk comedogenic juga berperan dalam menyebabkan jerawat.

Tak hanya muncul di area wajah, jerawat juga bisa muncul di area kulit lainnya. Salah satunya yakni di bahu. Berikut ini penyebab dan jenis jerawat bahu serta cara mencegahnya dan mengobatinya.

  1. Acne Mechanica


Acne mechanica adalah jenis jerawat yang dipicu oleh faktor luar seperti panas, tekanan, dan gesekan. Jika Anda melihat jerawat terbentuk di bahu setelah berolahraga berat dengan pakaian ketat atau setelah mengenakan tas punggung di hari yang panas, kemungkinan besar penyebabnya adalah acne mechanica.

Acne mechanica tidak sama dengan acne vulgaris yang terjadi akibat hormon dan faktor internal lainnya, seperti kelenjar sebaceous yang terlalu aktif.

  1. Keratosis Pilaris


Dikutip dari laman Mayo Clinic, keratosis pilaris atau disebut juga penyakit chicken skin adalah kondisi kulit umum dan tidak berbahaya yang ditandai dengan munculnya bercak kering, kasar, dan benjolan kecil, seringkali muncul di bagian lengan atas, paha, pipi atau bokong. Benjolan kecil ini biasanya tidak terasa sakit atau gatal yang muncul karena sel-sel kulit mati menyumbat folikel rambut. Penggunaan retinoid topikal dianggap dapat mengatasi munculnya benjolan kecil di bahu karena keratosis pilaris.

  1. Infeksi Bakteri


Menurut dokter kulit bersertifikat Dr. Ted Lain, salah satu penyebab utama munculnya jerawat bahu adalah infeksi bakteri. Hal ini dapat terjadi karena berbagai faktor, termasuk tidak membersihkan tubuh dengan benar, tidak melakukan eksfoliasi, dan terjadinya penyumbatan pada pori-pori Anda.

Biasakan berganti pakaian dan mandi setelah berolahraga atau aktivitas berkeringat lainnya hingga benar-benar bersih. Bukan tanpa alasan, keringat, kotoran, dan bakteri lain yang bercampur dan menempel pada pakaian dapat menyebabkan timbulnya jerawat di tubuh, termasuk di bahu.

Lalu bagaimana cara menghilangkan jerawat yang ada dibahu? Berikut ini cara menghilangkan jerawat bahu membandel.

  1. Memperhatikan Makanan yang Dikonsumsi.


Bukan hal rahasia lagi jika makanan yang Anda konsumsi dapat memengaruhi tubuh dan kulit Anda. Dikutip dari Byrdie, Cosmetic Celebrity Dermatologist Ava Shamban menjelaskan bahwa perubahan gaya hidup seperti mengurangi stres, meningkatkan asupan nutrisi, dan istirahat malam yang cukup dapat membantu mengatasi jerawat di bahu. Coba juga anda kurangi konsumsi makanan tinggi gula dan processed foods, serta perbanyak konsumsi makanan utuh (whole foods) seperti buah-buahan segar.

  1. Eksfoliasi Kulit


Sangat penting untuk menghilangkan penumpukan sel-sel kulit mati di bahu dengan melakukan eksfoliasi kulit saat Anda mandi. Penggunaan produk yang mengandung asam alfa-hidroksi (AHA) atau asam beta-hidroksi (BHA) merupakan chemical exfoliators yang direkomendasikan. Bahan-bahan ini membantu menghilangkan kotoran atau penumpukan sel-sel kulit mati dengan lembut dari permukaan kulit Anda. lakukan gentle exfoliate sebanyak dua sampai tiga kali dalam seminggu untuk membantu mendorong pergantian kulit dan mencegah munculnya jerawat.

  1. Gunakan Body Wash yang Mengandung Salicylic Acid atau Benzoyl Peroxide


Benzoil peroksida dan asam salisilat adalah beberapa bahan pelawan jerawat yang paling populer dalam produk perawatan kulit. Anda dapat menemukan kandungan ini di dalam face wash, krim, gel, atau spot treatments. Jika menggunakan produk body wash dengan kandungan benzoyl peroxide, biarkan produk menempel pada jerawat selama beberapa menit sebelum dibilas.

  1. Jangan Pencet Jerawat Di Bahu!


Mencoba memencet jerawat hanya akan memperburuk kondisi jerawat di bahu dan bahkan dapat menyebabkan infeksi. Jika jerawat di bahu tidak segera kempes meskipun telah dilakukan berbagai cara, maka temui dokter kulit bersertifikat untuk mendapatkan bantuan. Ada obat-obatan yang dapat diresepkan untuk membantu mengatasi jerawat membandel.

 

Penulis: Mega Annisa N Editor : Farik Fajarwati
#tips jerawat #jerawat di bahu #Tips bahu sehat