Melansir Variety, sebagian besar dari channel tersebut baru saja bergabung dengan Disney dari 21st Century Fox. Salah satu tujuan penutupan ini kabarnya adalah untuk mengembangkan layanan streaming perusahaan.
“Sebagian bagian dari upaya global The Walt Disney Company untuk fokus menuju model pertama D2C dan makin mengembangkan layanan streaming, perusahaan mengkonsolidasikan bisnis jaringan media terutama di Asia Tenggara dan Hong Kong,” kata Disney dalam keterangan resminya.
Penghentian tayang ke-18 channel berlaku mulai 1 Oktober 2021 mendatang oleh Disney. Adapun channel tersebut, meliputi:
• Fox
• Fox Crime
• Fox Life
• FX
• Channel V
• Fox Action Movies
• Fox Family Movies
• Fox Movies
• Star Movies China
• Fox Sports
• Fox Sports 2
• Fox Sports 3
• Star Sports 1
• Star Sports 2
• Disney Channel
• Disney Junior
• Nat Geo People
• SCM Legend
Disney menyisakan empat channel TV yang masih bisa dinikmati pengguna Transvision, First Media, Indovision, dan provider televisi berlangganan lainnya. Keempat channel tersebut adalah:
• Star Chinese Channel
• Star Chinese Movies
• National Geographic Channel
• Nat Geo Wild
“Disney akan terus memiliki bisnis media dan hiburan yang kuat di Asia Tenggara dan Hong Kong yang mencangkup bisnis direct-to-consumer, studio entertainment, produk konsumen, game dan bisnis penerbitan, melayani konsumen dan mitra serupa di Kawasan ini,” ungkap Juru Bicara perusahaan Disney.
Saat ini, Disney Plus telah hadir di 59 pasar dan melampaui total 100 juta pelanggan berbayarnya di usianya yang masih minim. Meski memang belum mencangkup seluruh pasar di dunia, Disney mengharapkan bisa memperluas layanan streamingnya.
Penulis : Florentina Vidia Editor : Shuvia Rahma