Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

PPKM Bikin Nggak Bisa Main Keluar? Yuk Bikin Playroom Buat Si Kecil

Shuvia Rahma • Senin, 30 Agustus 2021 | 18:34 WIB
Playroom bisa digabungkan dengan tempat tidur atau terpisah di ruangan lain. (EBM Baby /Jawapos/ist)
Playroom bisa digabungkan dengan tempat tidur atau terpisah di ruangan lain. (EBM Baby /Jawapos/ist)
RADAR MALANG - Pandemi membuat ruang gerak anak terbatas. Agenda main ke playground, stop. Main bareng teman sekolah, skip. Agar si kecil betah di rumah dan menunjang eksplorasinya, tak sedikit ortu yang menyiapkan playroom atau ruang bermain di rumah.

SATU hal mendasar sebelum mulai merancang playroom adalah tahu keinginan anak. Menurut Cinthya Halim, owner EBM Baby Surabaya, pilih sesuatu yang familier dengan anak untuk menentukan konsep playroom. Misalnya, karakter animasi favorit, hobi, atau warna kesukaannya. "Kalau dia sudah akrab dengan temannya, dia bisa betah di sana," katanya, dilansir dari Jawapos Senin (30/8).

Setelah menentukan tema, pilih aktivitas apa yang bisa dilakukan anak di playroom. Playroom bisa didesain sedemikian rupa agar anak tidak merasa bosan, apalagi ketika pandemi, dia tidak bisa bermain-main di luar rumah. Bahkan, beberapa kegiatan outdoor bisa diadaptasi ke dalam playroom.

Misalnya, wall climbing. Untuk salah satu kliennya, Cinthya membuat wall climbing dengan tema pohon yang menarik. "Bisa melatih percaya diri anak supaya lebih berani. Selain itu, anak bisa melakukan aktivitas fisik meski di rumah aja, enggak cuma mainan sambil duduk atau sekolah online," jelasnya.



Photo
Photo
Wall climbing indoor bisa menjadi sarana bermain sekaligus melatih fisik tanpa harus ke luar rumah. (EBM Baby/Jawapos/ist)

Anak juga bisa diajak bermain role-play. Misalnya, dengan membuat rumah-rumahan berdesain kantor polisi atau kantor pemadam kebakaran, lengkap dengan setir mobilnya. "Kalau itu, bisa melatih imajinasinya juga. Sesuaikan aja, anak sukanya apa," imbuhnya.

Menurut Cinthya, space untuk playroom tidak perlu yang terlalu luas. Ukuran ruangan 3 x 3 meter pun cukup. Playroom bisa digabungkan dengan kamar tidur atau terpisah di ruangan lain. Jika digabungkan dengan kamar tidur, Cinthya akan memisah area bermain dan area tidur. Cinthya biasa membuat lantai 2 buatan di playroom yang menjadi satu dengan kamar tidur. Lantai 2 itulah yang menjadi area bermain.

Lalu di bawahnya terdapat tempat tidur. Dua lantai itu dihubungkan dengan tangga dan perosotan. Dengan demikian, anak bisa lebih seru dalam bermain dan melatih aktivitas fisik. Desain lantai 2 itu pun beragam sesuai keinginan anak. Misalnya, istana princess atau ala rumah Barbie yang menjadi favorit anak-anak perempuan.



"Biasanya, orang tua membuat playroom di dalam kamar anak dengan karakter favoritnya karena ingin membiasakan anak tidur sendiri. Maka, harus dibuat fun," ujarnya. Dua lantai itu juga sekaligus mengakali space yang terbatas. Meski ruangan kecil, anak masih bisa bereksplorasi. Bisa juga di balik, lantai 1 untuk area bermain, lantai 2 area tidur. Demi keamanan, biasanya opsi itu dipilih untuk anak yang sudah agak besar, sekitar tujuh tahun.

Selain keindahan dan keseruannya, keamanan wajib diperhatikan. Cinthya selalu memperhatikan agar seluruh furnitur dan aksesori playroom memiliki sudut lengkung (rounded), bukan siku-siku tajam. Selain itu, cat yang digunakan merupakan nontoxic yang minim bau.

CHECKLIST PLAYROOM

MEJA
Bisa berupa meja belajar atau set meja kursi di tengah ruangan. Biasanya tingginya sekitar 52 sentimeter yang sesuai untuk anak-anak.

STORAGE
Pisahkan spot untuk menyimpan buku dan mainan. Siapkan open storage di bawah agar anak bisa menaruh dan mengambil mainannya sendiri. Agar ruangan lebih rapi, tambahkan hidden storage.

PLAYMAT
Penting bagi anak yang sedang belajar berjalan, terutama jika lantai playroom terbuat dari keramik karena cenderung keras.

LIGHTING
Maksimalkan pencahayaan alami, misalnya dengan jendela besar. Selain lampu utama, bisa menambahkan lampu meja yang memiliki desain imut sebagai elemen dekoratif.

 

Sumber: Jawa Pos Group Editor : Shuvia Rahma
#playroom #desain kamar anak #desain interior #kamar anak