Dalam pernyataan tersebut, BELIFT LAB menyatakan bahwa anggota ENHYPEN melakukan karantina mandiri sejak Kamis (26/8). Sebelumnya, mereka diklasifikasikan sebagai kontak dekat dengan kasus dan perlu melakukan karantina mandiri.
Selama karantina mandiri berlangsung, Jake menunjukkan gejala seperti batuk dan demam pada 29 Agustus dan dinyatakan positif pada 30 Agustus. Sedangkan Jungwon, Heesung, Jay, dan Sungwhoon menunjukkan gejala yang sama pada 30 Agustus dan dinyatakan positif pada hari yang sama.
“Mengikuti instruksi dari otoritas kesehatan, tindakan yang diperlukan sedang dilakukan, termasuk penugasan dan relokasi ke fasilitas perawatan. Para anggota saat ini menunjukkan gejala ringan,” tulis BELIFT LAB.
BELIFT LAB pun menambahkan bahwa setelah ditemukan kasus positif pada 25 Agustus tersebut, semua yang hadir baik artis maupun staf menjalani tes PCR dan dinyatakan negatif. Sehingga penyebaran lebih lanjut terhitung rendah.
“Semua artis dan staf yang menjalani karantina mandiri melakukan swa-uji dua kali sehari dan memantau kesehatan mereka dengan cermat dan segera melakukan pengujian PCR segera setelah gejala muncul. Kami mohon maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran bagi semua penggemar dan kami akan menempatkan kesehatan dan keselamatan artis kami sebagai prioritas utama. Selain itu, kami akan terus bekerja sama sepenuhnya dengan permintaan dan instruksi dari otoritas kesehatan pemerintah,” tutup mereka.
ENHYPEN adalah sebuah boy group Korea Selatan beranggotakan 7 orang. Boy group ini berada di bawah naungan BELIFT LAB dan debut pada 2020 melalui sebuah acara survival bertajuk I-Land.
Penulis : Kania AB Editor : Farik Fajarwati