Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sering Hilang Fokus Tiba-tiba? Waspadai Gejala Brain Fog

Farik Fajarwati • Minggu, 5 September 2021 | 23:00 WIB
Terlalu sering kehilangan fokus, bisa menjadi tanda dari gejala brain fog.(Freepik/ist)
Terlalu sering kehilangan fokus, bisa menjadi tanda dari gejala brain fog.(Freepik/ist)
RADAR MALANG – Pernahkah Anda mengalami kehilangan fokus secara tiba-tiba saat sedang berbicara pada teman atau keluarga? Atau saat Anda merasa kehilangan sesuatu namun Anda sulit untuk mengingatnya. Kondisi tersebut bisa jadi merupakan gejala brain fog atau kabut otak. Kondisi ini terjadi tidak hanya terjadi pada penyintas Covid 19 saja. Terdapat beberapa penyebab terjadinya kabut otak ini.

Dilansir dari MedicalNewsToday, Sabtu (4/9). Brain fog atau kabut otak bukanlah kondisi medis, melainkan gejala yang mencakup penurunan kognisi. Gejala yang muncul bisa berupa ketidakmampuan untuk berkonsentrasi dan melakukan banyak tugas. Termasuk jugakehilangan memori jangka pendek dan panjang.

Penyebab dari kabut otak ini biasanya di pengaruhi oleh kondisi medis tertentu. Seperti, sindrom kelelahan kronis (stress dan depresi), gangguan spektrum autisme, penyakit celiac, kekurangan vitamin, sklerosis ganda, perubahan hormon, anemia, kelebihan berat badan (obesitas), dan gangguan neuropsikiatri.

Selain beberapa faktor di atas, kabut otak dapat juga disebabkan dari gaya hidup seperti, kekurangan tidur, mengkonsumsi makanan yang kurang sehat dan jarang melakukan aktifitas fisik. Namun, Anda tak perlu khawatir, berikut kegiatan yang dapat membantu Anda untuk mengurangi gejala kabut otak:

  1. Menurunkan Berat Badan


Mengubah pola makan membawa efek baik pada tubuh seperti meningkatkan energi dan meningkatkan fokus. Mengganti makanan dengan buah-buahan segar, sayuran, dan makanan nabati lainnya dapat membantu sistem kerja pada otak. Mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin A, B, C dan D serta omega 3 juga bermanfaat bagi fungsi otak. Jangan lupa minum banyak air untuk mencegah dehidrasi.

  1. Melakukan Aktfitas Fisik


Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2018 menunjukan bahwa latihan fisik dapat bermanfaat bagi otak secara fisik maupun psikologis. Berdasarkan penelitian ini, disarankan bagi orang dewasa untuk melakukan 150 menit seminggu latihan aerobik dengan intensitas sedang dan 75 menit aktivtas intensitas tinggi serta latihan untuk meningkatkan fleksibilitas.

  1. Atur Jadwal Istirahat


Mengatur kapan waktu istirahat merupakan kegiatan yang dapat membantu tubuh mendapatkan cukup energi. Melepas diri sejenak dari perangkat elektronik Anda dan melakukan hal lain seperti menghabiskan waktu dengan teman, keluarga dan hobi merupakan pilihan terbaik, karena hal ini dapat meningkatkan relaksasi dan mengurangi strees.

  1. Mengatur Tugas Sehari-hari


Pertama, mengatur dimana Anda akan melakukan dan menyelesaikan tugas adalah hal yang penting. Jika Anda adalah orang yang mementingkan ketenangan, cari lokasi yang tenang dan jauh dari kebisingan agar. Ini supaya Anda dapat melakukan tugas dan sekaligus relaksasi. Kedua, lakukan journaling atau menulis tentang aktiftas apa yang akan Anda lakukan. Hal ini akan sangat membantu untuk menyelesaikan tugas harian. Ketiga, menyimpan barang seperti kunci mobil, kacamata, dompet di tempat yang mudah ditemukan dapat membantu Anda untuk mudah mengingatnya.

 

Penulis  : Khoirun Nisa A Editor : Farik Fajarwati
#brain fog #info kesehatan #kabut otak #gejala brain fog #Tips menghindari brain fog