Seperti melansir Psychology Today, Sabtu (9/10), rebound relationship acap disebut dengan pelampiasan. Dimana hubungan yang baru akan dimulai belum benar-benar pulih masa lalu. Selain itu, umumnya hubungan seperti ini tidak didasari oleh rasa cinta.
Maka dari itu, terdapat beberapa hal yang perlu dipahami tentang ciri-ciri rebound relationship. Karena bisa jadi Anda juga mengalaminya
1. Sering Membicarakan Mantan Kekasih
Secara tidak sadar, saat ingin memulai hubungan baru Anda atau bahkan gebetan mungkin sering membahas topik tentang mantan. Baik bahasan proses PDKT, pacaran hingga putus Anda terus antusias menceritakan kepada gebetan yang baru. Ini bisa jadi Anda belum move on bahkan hanya menjadikan gebetan yang baru sebagai pelampiasan.
2. Tidak Ingin ke Jenjang yang Lebih Serius
Biasanya orang yang terjebak dalam rebound relationship tidak segera menentukan status untuk kedepannya. Hubungan ini biasanya akan terus dipenuhi rasa ketidakpastian.
3. Hanya Pamer Pasangan Baru Ke Pasangan
Hati-hati bila gebetan Anda bahkan Anda sendiri hanya berniat untuk balas dendam kepada mantan. Karena hubungan yang seperti ini tidak didasari rasa cinta.
4. Menghubungi Hanya Saat Kesepian
Saat merasa sepi, Anda langsung menghubungi gebetan atau pasangan baru Anda. Namun, jika Anda merasa senang Anda tidak membutuhkannya. Hal ini berlaku sebaliknya jika Anda menjadi korban pasangan baru Anda. Ini merupakan tanda Anda terjebak dalam rebound relationship.
5. Tidak Memperkenalkan Ke Lingkungan Pertemanan
Jika hubungan Anda tidak serius, jangan berharap jika Anda dibawa ke lingkungan pertemanan gebetan Anda. Ini juga berlaku kepada Anda yang menganggap gebetan Anda tidak serius. Bahkan orang yang terjebak dengan hubungan ini akan sering memilih menghabiskan waktu bersama teman ketimbang dengan pasangan.
Apa Anda mengalami rebound relationship setelah memahamu ciri-ciri tersebut?
Penulis : Nabila Sofie H. Editor : Shuvia Rahma