"Acara ini bertujuan untuk memperingati Milad Duta Hijab Radar Malang ke-11 tahun dan tentunya untuk mempererat tali silaturahmi antara kita semua yaitu angkatan 11 dengan managemen Radar Malang, selain itu juga semoga ke depannya DHRM semakin luar biasa, dan semakin lebih baik lagi." ucap mahasiswi Universitas Islam Malang tersebut dalam sambutannya.
M. Atho'illah mengucapkan banyak terima kasih mengenai apa yang sudah dilakukan para Duta Hijab Radar Malang. "Teman-teman DHRM bisa dibilang tidak tergiat dari Radar Malang secara corporate, tapi merupakan bagian dari Radar Malang secara komunitas sehingga secara tidak langsung menjaga brand awardness dari Radar Malang. Atas itu kami ucapkan terima kasih kepada teman-teman DHRM . Semoga DHRM kedepannya dapat lebih bisa mewarnai anak-anak muda di Malang" ucap Atho' selaku perwakilan managemen Radar Malang.
Rully Suprayugo, konsultan DHRM tersebut memberikan sambutan mengenai core value dari DHRM itu sendiri, yakni sebagai upskilling wanita muslimah berhijab melalui sebuah pageant, sehingga diharapkan pada pemilihan duta hijab selanjutnya dapat lebih prestisius.
Inti acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng oleh Ida Ayu selaku ketua DHRM, M. Atho'illah selaku pembina DHRM dan Manajer Event & Pengembangan Digital Radar Malang, dan Rully Suprayugo selaku konsultan Duta Hijab Radar Malang, dan ditutup dengan makan bersama.
Selma Kirana, alumni DHRM 2017 yang hadir dalam acara mengatakan, "di umur Duta Hijab yang sudah 11 tahun tentu saja tidak mudah. Di Malang sendiri dunia pegeant mulai banyak digemari dan punya value yang tinggi. DHRM dapat bertahan selama 11 tahun ini adalah hal yang tidak mudah. Semoga kedepannya DHRM dapat semakin dewasa seperti umurnya."
Dalam acara juga menyinggung mengenai pemilihan Duta Hijab Radar Malang 2023 yang sedang dibuka Batch 2 sejak 6 Desember kemarin, dan ditutup pada 20 Desember 2022 nanti. Ditanya mengenai mengapa harus tertarik dengan pemilihan duta hijab radar malang kali ini, Selma menjelaskan "karena duta hijab radar malang ini adalah satu-satunya pegeant dibawah perusahan media cetak yang menjadi pembeda dengan pegeant-pegeant yang lain. DHRM ini adalah sebagai ikonnya Radar Malang yang dapat mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi. Selain itu, Duta Hijab Radar Malang juga pernah ada di posisi yang diperhitungkan di Indonesia sejajar dengan Duta Wisata dan Raka-Raki" tuturnya.
Ida Ayu menambahkan, selain menjadi brand ambassador dari Radar Malang, para DHRM juga dibekali dengan ilmu-ilmu jurnalistik seperti kepenulisan dan podcast. "Seperti kemarin kita diajari mengenai cara membuat opini oleh Mardi Sampurno selaku Wakil Pemimpin Redaksi Radar Malang, dan disini juga kita juga belajar tentang organisasi apalagi kita semua disini dari latar belakang yang berbeda-beda." tambah Ida Ayu yang juga sebagai GusYuk Kabupaten Mojokerto.
Ditanya mengenai pencapaian program dari DHRM angkatan 2022, Ida memaparkan program kerja yang telah dilakukan seperti kegiatan sosial, silaturahmi dengan duta-duta di Malang dan melakukan podcast bersama, serta bekerja sama dengan berbagai event. "Untuk program kerja kita sejauh ini ada kegiatan sosial seperti kemarin melakukan bagi sembako pada bulan Ramadhan, silaturahmu dengan duta-duta di Malang berlanjut melakukan podcast bersama, serta bekerja sama dengan event-event seperti baby class dan lomba make up di Matos kemarin." tutup Ida Ayu.
Untuk informasi selengkapnya mengenai Pemilihan Duta Hijab Radar Malang 2023 dapat mengunjungi Instagram @dutahijabradarmalang atau link msha.ke/pendaftarandhrm2023 (ina)
Pewarta : Ulil Nur Inawati Editor : Mardi Sampurno