Sambut Lebaran, Laila Ghani Hadirkan Ragam Raya Collection
Neny Fitrin• Senin, 19 Februari 2024 | 01:15 WIB
Dr Lailatul Farida MAB, Owner Laila Ghani (tiga dari kanan), Pj Ketua TP PKK Kota Malang Dra Hj Hanik Andriani, Ketua DWP Yuni Erik, dan jajaran dalam Laila Ghani 7th Annual Fashion Show, (17/2)
Dalam Moment Laila Ghani 7th Annual Fashion Show di Ballroom Haris Hotel & Convention Center
MALANG KOTA- Parade koleksi Raya menandai peringatan 7 Tahun Laila Ghani, Sabtu(17/2). Acara bertajuk Laila Ghani 7th Annual Fashion Show yang digelar di ballroom Haris Hotel Convention Center itu menampilkan ragam desain busana muslim syar’i terbaru rancangan Dr Lailatul Farida MAB.
Sambutan meriah mewarnai fashion show tersebut. Antusiasme juga ditunjukkan Laila Ghani Lovers yang datang dari berbagai kota. Tidak hanya Malang Raya, tetapi juga Pasuruan, Madura, bahkan Jawa Barat. Secara khusus, Pj Ketua TP PKK yang juga Pj Ketua Dekranasda Kota Malang Hanik A. Wahyu Hidayat hadir sebagai tamu kehormatan.
Turut serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Malang Yuni Erik Setyo Santoso, juga beberapa anggota. Tampak pula Wakil Rektor II UIN Maliki Prof Dr Ilfi Nurdiana MSi.
Dr Lailatul Farida MAB (kanan) menyerahkan tanda mata kepada Dra Hj Hanik Andriani Wahyu Hidayat, Hanik mengapresiasi langkah Laila dalam berkarya dan mewarnai fashion muslimah di Kota Malang.
The Precious of Malang merupakan kolaborasi dengan Velicity karya Pj Ketua Dekranasda Kota Malang Dra Hj Hanik Andriani Wahyu Hidayat. Konsep motif diambil dari wonderfull Kota Malang yang merupakan hasil gagasannya.
Sesi itu dihadirkan sekaligus untuk menyambut kehadiran TP PKK Kota Malang. The Precious of Malang diangkat karena Kota Malang selama ini menjadi kebanggaan. Kota Malang dengan ikon taman tugu, bunga teratai, Balai Kota Malang, memiliki histori luar biasa. “Ikon-ikon dari gagasan Ibu Pj Dekranasda Kota Malang itu saya print di atas kain. Kemudian saya jadikan scraft segi empat dan baju dalam koleksi terbaru ini,” ucap Laila.
"Saya ingin masyarakat Kota Malang tahu bahwa Malang unik. Semua ikon Kota Malang itu bagus, tergantung cara pengemasannya, seperti busana syari The Precious of Malang yang terlihat elegan," jelasnya.
Pj Ketua Dekranasda Kota Malang Hanik A. Wahyu Hidayat mengapresiasi kolaborasi ini. Dia berharap, fashion show tersebut bisa menambah pengetahuan dan wawasan bagaimana wanita muslimah tetap terlihat syari meskipun fashionable. Apalagi, signature Velicity X Laila Ghani memang dibuat untuk kalangan ibu-ibu.
Salah satu koleksi Laila Ghani bertemakan The Precious Malang yang terinspirasi ikon-ikon bersejarah di Kota Malang menjadi pembuka Laila Ghani 7th Annual Fashion Show
“Saya sangat bangga dengan produk UMKM asli Malang ini. Semoga Laila Ghani semakin melejit,” ucapnya. "Kesan awal memakai produk Laila Ghani yang awalnya berfikir baju syari itu berat ternyata tidak sama sekali. Sangat ringan dan nyaman juga elegan saat dipakai," tambahnya.
Harapan yang sama disampaikan oleh Ilfi. Menurutnya, Laila Ghani itu indah dan rahmatan lil alamin. Karenanya, dia berharap Laila Ghani bisa menginspirasi para muslimah di Malang Raya, bahkan Indonesia.
Di sela-sela fashion show, Lailatul Farida mengungkap bahwa tujuh tahun membangun brand Laila Ghani dan Noor Laila bukanlah hal mudah. “Bukan tujuh tahun sebenarnya, karena saya merintis Laila Ghani sejak sepuluh tahun lalu. Tiga tahun pertama jatuh bangun dan memutuskan pindah haluan. Tetapi ternyata passion saya adalah Laila Ghani, akhirnya tujuh tahun ini benar-benar full untuk merancang busana-busana muslimah syari,” bebernya.
Ir Maya Agung Wisata, Ny Rahajeng Yusuf, Dr Lailatul Farida, Warek II UIN Maliki Prof Dr Ilfi Nurdiana MSi, Hj Anik Ahmad, dan Ny Wulan Hidayat di di panggung Laila Ghani 7th Annual Fashion Show
Dia berharap, brand Laila Ghani untuk segmen wanita dewasa (kaum ibu) dan Noor Laila untuk segmen remaja putri semakin bisa diterima oleh masyarakat. Untuk itu, dia pun terus meningkatkan kualitas dan membangun sistem yang kuat. Terutama dari sisi produksi, quality control, manajemen sistem penjualan, menambah karyawan, hingga menambah reseller.
“Saya sekarang sedang memperkuat dapur. Percuma kalau permintaan banyak tapi stok tidak bisa memenuhi,” kata perempuan yang juga dosen di UIN Maliki Malang itu.
Lebih lanjut, Raya Collection dihadirkan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Desain-desain terbaru khas Laila Ghani dihadirkan melalui part of the show dalam perayaan itu. Ada koleksi daily series dengan warna cerah dan soft hingga busana muslim mewah untuk acara-acara tertentu. Mengusung spirit tampil cantik tapi tetap syari dan fashionable di hari Lebaran, dia ingin semua customer merasa nyaman.
Karena lebaran adalah moment berkumpulnya keluarga, dia pun menghadirkan desain sarimbitan di sesi terakhir. Sarimbitan dicerminkan melalui potret keluarga bapak, ibu dan anak. "Momen fashion show seperti ini jarang dilakukan. Maka dari itu saya sengaja mengeluarkan seri sarimbit ini. Karena nantinya bisa menjadi ikon keluarga yang fashionable di Hari Raya," terangnya.
Tema sarimbitan bagi keluarga menjadi pilihan khusus menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun ini
Sementara itu, untuk mengapresiasi para reseller, kemarin diadakan undian dengan hadiah utama umrah, hadiah lainnya berupa sepeda motor, perhiasan dan doorprize. (Jprm1/ren/nen)