MALANG - Menurut KBBI, hedonisme adalah pandangan yang menganggap bahwa setiap kesenangan dan kenikmatan dalam bentuk materi merupakan tujuan utama dalam hidup seseorang.
Setiap orang memiliki gaya hidup yang berbeda-beda, ada orang yang sudah nyaman hidup dengan sederhana dan ada juga orang yang menyukai gaya hidup mewah.
Gaya hidup sederhana sering disebut dengan gaya hidup minimalis karena tidak berlebihan dan menggunakan satu barang dengan maksimal dan membeli barang sesuai kebutuhan bukan keinginan atau bahkan tidak membeli barang yang tidak berguna seperti perintilan.
Sedangkan gaya hidup hedonisme ketika seseorang lebih memilih untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak ia perlukan atau tidak dapat digunakan dengan maksimal, dibandingkan gaya hidup minimalis.
Gaya hidup ini sering dianggap mengacu kepada kesenangan terhadap kenikmatan sehingga penganutnya akan merasakan kepuasan dan kesenangan jika kebutuhannya terpenuhi.
Sehingga kesenangan adalah hal yang paling penting dalam kehidupan penganut gaya hidup hedonisme.
Terdapat ciri-ciri khusus orang yang menganut gaya hidup hedonisme :
- Orang dengan gaya hidup hedon tidak pernah merasa puas dengan apa yang telah ia miliki baik harta maupun keluarga.
- Orang dengan gaya hidup memiliki sifat konsumtif dan lebih mengutamakan untuk membeli barang-barang atau suatu hal karena kesenangan dianggap lebih utama dibandingkan dengan kebutuhan.
- Orang dengan gaya hidup hedonisme cenderung memiliki sifat yang diskriminatif serta sombong.
- Orang dengan gaya hidup hedonisme selalu melihat orang lain berdasarkan harta kekayaan dan merasa dirinya lebih baik dari orang lain.
Selain ciri-cici gaya hidup hedonisme ini juga memiliki dampak yang signifikan contohnya ialah :
- Orang akan menjadi sangat boros
- Memiliki sifat egois
- Memiliki sifat konsumtif
- Memiliki sifat pemalas
- Tidak bertanggung jawab
Sehingga dari ciri-ciri dan dampak yang disebutkan menjadikan pandangan seseorang terhadap paham gaya hidup hedonisme memunculkan stigma yang negatif karena dinilai dapat merugikan diri sendiri.(Raisa Amynita)
Editor : Aditya Novrian