Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

3 Pusat Produksi Batik Malang: Usung Motif Unik hingga Menjangkau Pasar Internasional

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Jumat, 26 April 2024 | 23:30 WIB

Photo
Photo

MALANG - Malang tidak hanya terkenal sebagai tujuan wisata, tetapi juga sebagai pusat budaya yang kaya akan warisan seni kreatif.

Salah satu contohnya adalah batik Malang, yang memiliki motif dan warna yang unik seperti teratai, tugu Malang, apel, topeng, dan bahkan kepala singa yang menjadi maskot klub bola Arema.

Ada beberapa tempat di Malang yang merupakan pusat produksi batik, seperti Batik Banteng Agung dan Batik Blimbing.

Baca Juga: Murah tapi Tidak Murahan! 5 Rekomendasi Toko Baju Batik di Malang dengan Harga Miring, Ada yang Buka 24 Jam

Produk batik tersebut tidak hanya dijual di toko batik lokal, tetapi juga diekspor ke berbagai negara di Asia Tenggara, Timur Tengah, Amerika, dan Eropa.

Sentra-sentra produksi batik di Malang memiliki keunikan masing-masing, baik dari segi motif, alat, maupun teknik pembuatannya, yang sering menjadi sorotan utama dalam Malang Batik Festival.

Baca Juga: Tren Berkain yang Menjadi Andalan Anak Muda dalam Menggunakan Batik

1. Batik Banteng Agung Batu

Dari namanya, pasti Kamu sudah menebak kalau motif batik satu ini pasti bergambar banteng.

Batik Banteng Agung menjadi salah satu kebanggan warga Kota Batu Malang yang hak patennya dimiliki oleh seorang pengrajin bernama Anjani Sekar Arum.

Kini Batik Banteng Agung Batu tak hanya diproduksi di satu tempat.

Melainkan menggandeng 9 UMKM yang tersebar di 8 desa.

Produksi batik ini berada di Desa Temas, Sumberejo, Sidomulyo, Songgokerto, Ngaglik, Dadaprejo, Pesanggrahan dan Beji. Semuanya berlokasi di Kota Batu.

Sejak tercipta pertama kali pada 2014, Batik Banteng khas Batu ini sudah menembus pasar lokal seperti Jakarta, bahkan hingga internasional.

Beberapa negara yang jadi tujuan ekspor adalah Taiwan, Jerman dan Hongkong.

2. Batik Blimbing

Photo
Photo

Ketika membicarakan tentang Batik Malang, jangan lupakan Batik Blimbing.

Sentra batik yang terletak di Jalan Candi Jago Nomor 6, Kecamatan Blimbing ini telah hadir sejak tahun 2009.

Batik Blimbing memiliki motif khas batik Malang yang berbeda dari yang lain.

Para pengrajin menciptakan motif seperti topeng Malang, Malang Heritage, dan yang menarik, motif kampung warna-warni Malang.

Memulai dan mengajak masyarakat di Kelurahan Blimbing untuk terlibat dalam produksi batik tentu merupakan tantangan.

Pelatihan demi pelatihan diadakan pada tahun 2009 dan 2010, dengan target ibu-ibu PKK untuk mengembangkan minat mereka.

Namun, ternyata melatih pengrajin batik tidaklah mudah.

Sentra batik Malang ini menggunakan canting listrik untuk meningkatkan produksi dan mengurangi biaya agar lebih efisien.

Saat ini, pemasaran batik Blimbing Malang tidak hanya terbatas pada pasar lokal dan Asia Tenggara saja.

Berkat kualitasnya, batik Blimbing telah berhasil menembus pasar internasional seperti Amerika dan Inggris.

Baca Juga: Batik Ecoprint Lawang Malang Diminati Amerika

3. Batik Tulis Celaket

Photo
Photo

Salah satu pusat produksi batik yang membanggakan di Malang adalah Batik Tulis Celaket, yang berasal dari masyarakat di kampung Celaket, tepatnya di Jalan Jaksa Agung Suprapto.

Tradisi membatik di Celaket telah berlangsung sejak zaman dahulu, dengan hasil produksi batik yang dijual ke pasar besar Malang.

Meskipun sempat mengalami penurunan, upaya Hanan dan Ira, pengrajin batik Celaket, untuk menghidupkan kembali tradisi batik tersebut berhasil.

Mereka berhasil mengajak ibu-ibu PKK lainnya untuk turut aktif dalam produksi.

Batik Celaket memiliki beragam motif khas Malang, termasuk motif tugu Malang, teratai, topeng, dan singa.

Jika ingin melihat proses pembuatan batik tulis secara langsung, Anda bisa mengunjungi para pengrajin di Celaket yang sedang bekerja menggunakan malam. ( saridn / fin )

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Kota Malang #pusat produksi batik #Toko Baju