Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Intermittent Fasting, Metode Diet Efektif untuk Gaya Hidup Sehat

Aditya Novrian • Rabu, 15 Mei 2024 | 03:45 WIB

Ilustrasi wanita sedang diet. (Pinterest)
Ilustrasi wanita sedang diet. (Pinterest)

RADAR MALANG - Intermittent Fasting (IF) adalah metode diet yang mengatur waktu makan dalam periode tertentu. Banyak orang menganggap metode ini efektif untuk menurunkan berat badan karena tidak memerlukan pengurangan asupan makanan, hanya mengatur jadwal makan.

Bagi yang ingin hidup lebih sehat atau mengatasi obesitas dan kelebihan berat badan, metode ini layak dicoba.  Intermittent fasting adalah metode diet yang melibatkan puasa dalam jangka waktu tertentu, biasanya antara 12 hingga 40 jam.

Berbeda dengan diet lainnya yang membatasi jenis makanan tertentu, metode ini membolehkan konsumsi makanan sehat dalam porsi normal setelah periode puasa.  Anda juga diperbolehkan minum air mineral atau minuman bebas kalori selama menjalani intermittent fasting.

Manfaat Intermittent Fasting. Selain membantu menurunkan berat badan dan mengatasi obesitas.

Intermittent fasting juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan jika dilakukan dengan benar.

Berikut beberapa manfaat intermittent fasting:

  1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Manfaat utama intermittent fasting adalah kemampuannya membantu menurunkan berat badan dan mengurangi lemak tubuh.

Metode ini mengurangi asupan kalori, sehingga tubuh mengubah lemak yang tersimpan menjadi energi, yang pada akhirnya menyebabkan penurunan berat badan.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Intermittent fasting dapat membantu menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

Hal ini memungkinkan jantung memompa darah secara optimal, yang berkontribusi pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.

  1. Mengurangi Risiko Diabetes

Intermittent fasting juga dapat mengurangi risiko diabetes.

Puasa membantu meningkatkan sensitivitas insulin terhadap kadar gula darah, sehingga kadar gula darah dapat lebih terkontrol.

Beberapa metode dan jadwal intermittent fasting yang dapat anda coba:

  1. Warrior diet: Mengonsumsi buah dan sayuran di siang hari, lalu makanan dalam porsi normal di malam hari.
  2. 5:2 fasting: Mengonsumsi makanan normal selama 5 hari dan berpuasa atau membatasi asupan kalori di bawah 500 kalori selama 2 hari dalam seminggu.
  3. Daily time-restricted fasting (metode 16/8): Mengonsumsi makanan dalam jendela waktu 8 jam dan berpuasa selama 16 jam. Misalnya, makan dari pukul 11 pagi hingga 7 malam (jendela makan 8 jam), lalu puasa dari pukul 7 malam hingga 11 pagi keesokan harinya (puasa 16 jam).
  4. Alternate-day fasting: Mengonsumsi makanan normal satu hari, lalu puasa penuh atau mengonsumsi makanan rendah kalori (di bawah 500 kalori) pada hari berikutnya.

Namun intermittent fasting harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak berlebihan, karena dapat menyebabkan efek samping seperti:

Dengan memahami metode dan manfaat intermittent fasting, Anda dapat menjalani gaya hidup sehat dengan lebih efektif.

Konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter sebelum memulai metode diet apapun. (Taqia Ilmi)

 

Editor : Aditya Novrian
#Woman #Diet #lifestyle