Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sudah Tahu Phishing dan Bahayanya? Simak Cara Melindungi Diri dari Serangan Phising

Aditya Novrian • Selasa, 28 Mei 2024 | 02:26 WIB

Ilustrasi phising. (Freepik)
Ilustrasi phising. (Freepik)

RADAR MALANG – Phishing, mungkin kamu sudah sering mendengar istilah ini.

Namun, apa sebenarnya phishing itu? Phishing adalah upaya penipuan yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk mencuri informasi pribadi seperti username, password, atau data keuangan.

Biasanya, pelaku phishing menyamar sebagai institusi yang tepercaya, seperti bank atau situs populer, dan mengirimkan pesan yang terlihat resmi.

Yuk, kita pelajari lebih dalam tentang phishing dan bagaimana cara melindungi diri dari serangan ini!

Apa Itu Phishing?

Phishing adalah salah satu metode serangan cyber yang paling umum dan berbahaya.

Pelaku biasanya mengirimkan email, pesan teks, atau bahkan membuat situs web palsu yang mirip dengan yang asli.

Tujuan utamanya adalah membuat korban mengklik tautan atau mengunduh lampiran yang berbahaya, sehingga mereka dapat mencuri informasi pribadi.

Jenis-Jenis Phishing

  1. Email Phishing

Email phishing adalah jenis yang paling umum. Pelaku mengirim email yang terlihat seperti dari sumber tepercaya, meminta korban untuk mengklik tautan atau mengisi informasi pribadi.

 

  1. Spear Phishing

Spear phishing lebih ditargetkan, di mana pelaku menargetkan individu atau organisasi tertentu dengan informasi yang lebih spesifik dan pribadi.

 

  1. Smishing (SMS Phishing)

Smishing dilakukan melalui pesan teks, di mana pelaku mengirimkan SMS yang meminta informasi pribadi atau mengarahkan korban ke situs web berbahaya.

 

  1. Vishing (Voice Phishing)

Vishing melibatkan panggilan telepon, di mana pelaku berpura-pura menjadi pihak tepercaya seperti bank atau layanan pelanggan untuk memperoleh informasi pribadi.

 

Cara Melindungi Diri dari Phishing

  1. Waspadai Email dan Pesan yang Tidak Dikenal

Jangan terburu-buru membuka email atau pesan dari pengirim yang tidak dikenal.

 

Periksa alamat email pengirim dengan seksama dan cari tanda-tanda yang mencurigakan.

 

  1. Jangan Klik Tautan Sembarangan

Jika mendapatkan email atau pesan dengan tautan, jangan langsung mengkliknya.

 

Arahkan kursor ke tautan tersebut untuk melihat URL sebenarnya atau buka situs resmi secara manual melalui browser.

 

  1. Periksa Kebijakan Privasi dan Keamanan

Pastikan situs web yang kamu kunjungi memiliki protokol keamanan yang tepat, seperti HTTPS. Ini menunjukkan bahwa situs tersebut aman untuk digunakan.

 

  1. Gunakan Verifikasi Dua Langkah

Aktifkan verifikasi dua langkah (2FA) untuk menambahkan lapisan keamanan ekstra pada akun-akun pentingmu.

 

Dengan 2FA, meskipun pelaku berhasil mendapatkan password, mereka tetap memerlukan kode tambahan untuk mengakses akunmu.

 

  1. Perbarui Perangkat Lunak Secara Berkala

Selalu perbarui sistem operasi dan aplikasi di perangkatmu. Pembaruan ini sering kali mencakup perbaikan keamanan yang penting.

 

  1. Gunakan Antivirus dan Anti-Malware

Instal antivirus dan perangkat lunak anti-malware yang dapat mendeteksi dan mencegah serangan phishing. Pastikan perangkat lunak ini selalu diperbarui.

 

  1. Jangan Berikan Informasi Pribadi Sembarangan

Hindari memberikan informasi pribadi melalui email atau pesan teks. Bank dan lembaga tepercaya tidak akan meminta informasi sensitif melalui saluran ini.

 

Mengetahui cara melindungi diri dari serangan phishing sangat penting untuk menjaga keamanan data pribadi dan finansial kita.

Selalu berhati-hati dan waspada terhadap tanda-tanda phishing.

Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, kamu bisa tetap aman dari serangan ini. Jadi, jangan sampai lengah dan terus waspada, ya! (Jihan Faizah)

Editor : Aditya Novrian
#data #phising