RADAR MALANG - Tayang sejak 4 Juli 2024, film horor komedi Sekawan Limo mencuri perhatian. Sebab, plot cerita dari kisah pendakian bersama hantu memberikan sensasi seram sekaligus menggelikan.
Film ini dibintangi oleh Bagas (Bayu Skak), Lenni (Nadya Arina), Dicky (Firza Valaza), Juna (Benidictus Siregar), dan Andrew (Indra Pramujito) yang berlatar di sepanjang jalan menuju Gunung Madyopuro.
Bukan perjalanan biasa, tokoh-tokoh yang kemudian disebut dengan Sekawan Limo tersebut mengalami perjalanan yang mengerikan. Meskipun demikian, Anda tidak perlu takut karena kengerian tersebut dibalut dengan banyak komedi yang menggelitik.
Baca Juga: Bikin Bulu Kuduk Merinding, Ini Deretan Film Horor Indonesia yang Sedang Tayang di Bioskop
Seperti halnya definisi dari plot, film ini berhubungan dengan sebab dan akibat. Berikut tiga plot dan keseruan film Sekawan Limo yang akan membuat Anda bergegas menuju bioskop.
1. Hadir dengan konsep Podcast ‘Medeni Pol’
Keunikan film Sekawan Limo muncul pada awal dimulainya film. Perjalanan menuju Gunung Madyoputro merupakan kilas balik yang diceritakan di podcast ‘Medeni Pol’. Bahkan, sensasi horor mulai muncul ketika podcast baru dimulai yakni kejadian mati lampu.
2. Kehadiran tiga orang dalam perjalanan menuju Gunung Madyopuro
Mulanya, Bagas dan Lenni hanya berangkat berdua. Namun, tokoh Dicky muncul dan ingin pergi bersama. Kehadiran Dicky yang menjadikan jumlah ganjil dilarang oleh petugas.
Oleh karena itu, kehadiran Juna di gerbang Gunung Madyopuro diterima untuk mematuhi aturan atau mitos yang dipercaya masyarakat, termasuk Bagas yang memiliki kepercayaan yang kuat terhadap hal-hal mistis.
3. Masa lalu satu per satu tokoh terkuak dan menghantui
Di pos satu, muncul kembali tokoh Andrew yang semula dikira sosok hantu. Kompleksitas lainnya pun muncul di mana Lenni merenungi kematian ibunya dan bayang-bayang Andrew akan pacarnya yang hamil.
Begitupun dengan rahasia Dicky yang sebetulnya tidak tahu-menahu perjalanan menuju Gunung Madyopuro. Hal inilah yang menyebabkan mereka tersesat untuk mencapai puncak.
Di tengah-tengah ketersesatan tersebut, sosok hantu berupa pocong, pohon berjalan, dan kuntilanak muncul. Bagas, sosok yang di film tersebut mempercayai dan mematuhi mitos, satu-satunya tokoh yang tidak mengalami apapun.
Sehingga, di pos dua Bagas menyadari bahwa di antara empat orang temannya ada satu sosok hantu.
Keseruan film tersebut terus berlanjut hingga kemudian Bayu menemukan jawaban sesungguhnya dari mitos “jangan menoleh ke belakang”. Hal tersebut yang akan menjadi kunci jawaban dari petualangan Sekawan Limo.
Sosok hantu tersebut bahkan mengikuti Bagas hingga ke Podcast ‘Medeni Pol’. Lantas, siapakah sosok hantu tersebut? Segera, dapatkan jawabannya di bioskop kesayangan Anda! (Lutfia)
Editor : Aditya Novrian