RADAR MALANG – Halo! Kalian yang membuka artikel ini pasti sedang kebingungan dalam memilih hadiah yang berbeda dari biasanya untuk pasangan asal Tiongkok kalian, bukan?
Nah, kalian tahu tidak? Kalau di China ada beberapa benda yang memiliki filosofi mendalam dan cocok digunakan sebagai hadiah atau perantara untuk menyatakan perasaan ke pasangan.
Empat benda yang dapat kalian beri ialah:
- Sisir
Sisir dapat menjadi salah satu pilihan kado yang romantis untuk pasangan kalian.
Ada pepatah China 白头偕老 bái tóu xié lão, yang memiliki arti “bahagia dan menua bersama pasangan hingga rambut memutih”.
Jadi, dengan memberikan sisir, dapat mengisyaratkan bahwa kalian ingin menjalin hubungan seumur hidup bersama orang tersebut.
Baca Juga: Bangun Relasi dan Jaring Peluang lewat Beasiswa Studi ke China
- Sepasang Sumpit
Sumpit atau 筷子 kuàizi punya makna 成双成对 chéngshuāng chéngduì yang memiliki arti “hidup bersama sebagai pasangan selamanya”.
Selain itu, sepasang sumpit juga mempunyai arti tak terpisahkan satu sama lain.
Sepasang sumpit ini dapat kalian jadikan sebagai kado pernikahan juga.
- 9 Tangkai Mawar
9 tangkai mawar ini dapat menjadi perantara kalian untuk menyatakan perasaan ke pasangan!
Kenapa harus 9? Karena, angka 9 atau 九 jiŭ mirip dengan 久 jiŭ yang memiliki makna lama atau selamanya.
Oleh sebab itu, memberi 9 tangkai mawar berarti menyatakan perasaan cinta yang mendalam dan harapan untuk hubungan yang terjalin selamanya.
- Liontin Giok
Jade pendant atau 玉佩 yù pèi adalah perhiasan dari giok, biasanya berupa liontin atau kalung.
Benda berharga ini jadi simbol cinta yang tulus, kemurnian, keanggunan, dan perlindungan. Orang China zaman dulu juga memakai liontin giok untuk kado pertunangan atau pernikahan.
Jadi, gimana menurut kalian? Benda apa yang kiranya cocok diberikan sebagai hadiah untuk pasangan asal Tiongkok kalian?
Empat benda di atas hanya sebagai rekomendasi saja ya! Hadiah apapun yang kalian berikan, pasti akan diterima. Yang terpenting adalah momen yang berkesan untuk kalian berdua!
(Adentya Nabilah .K)
Editor : Aditya Novrian