Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tersangka dalam Kasus P Diddy Bisa Tambah, Begini Kisah Komedian Amrik Tolak 50 Juta Dollar agar Lubangnya Tetap Perawan

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Sabtu, 28 September 2024 | 21:23 WIB
P Diddy (kiri) yang terjerat kasus kejahatan seksual dan pemerasan. Justin Bieber ditengarai menjadi salah satu korbannya. Eminem sempat bocorkan perilaku Diddy lewat diss track
P Diddy (kiri) yang terjerat kasus kejahatan seksual dan pemerasan. Justin Bieber ditengarai menjadi salah satu korbannya. Eminem sempat bocorkan perilaku Diddy lewat diss track

RADAR MALANG - Damian Williams, Jaksa Amerika Serikat untuk Distrik Selatan New York mengumumkan bahwa Sean Combs, alias P. Diddy ditangkap karena beberapa kasus.

P Diddy didakwa dalam tiga tuduhan terkait kasus konspirasi pemerasan, perdagangan seksual, dan pengangkutan untuk tujuan prostitusi.

Surat dakwaan menyebut sejak 2008 hingga ditangkap, P Diddy melakukan kasus pelecehan, ancaman, dan pemaksaan terhadap perempuan dan lainnya.

Dalam keterangan pers live-nya Sabtu (28/9) waktu Indonesia Barat, Williams menegaskan jumlah tersangka masih bisa bertambah.

"Penyelidikan masih terus berjalan. Kami tidak menutup kemungkinan adanya tambahan tersangka baru," jelas Williams.

Penegasan Williams tersebut memperkuat spekulasi soal lingkaran pertemanan P Diddy yang ditengarai berkomplot untuk kejahatan.

Sejumlah tokoh musik maupun komedian telah lama memberi isyarat soal kejahatan P Diddy.

Eminem dalam lagu Killshot secara tersirat nge-diss Machine Gun Kelly.

Eminem menyebut MGK harus mengulum kelamin pria agar survive dalam industri musik.

Sejumlah penafsiran menyebut Eminem tidak hanya menyerang MGK, tetapi juga nge-diss P Diddy.

Apalagi, dalam lirik lagu itu, P Diddy disebut secara tak langsung terlibat dalam kematian Tupac Shakur dan Notorious B.I.G.

Rapper Amrik Eminem yang secara tersirat membongkar kejahatan seksual P Diddy lewat lagu berjudul Fuel
Rapper Amrik Eminem yang secara tersirat membongkar kejahatan seksual P Diddy lewat lagu berjudul Fuel

Yang terbaru, dalam Fuel, Eminem juga nge-diss P Diddy sebagai Raper, alias plesetan dari pemerkosa (rapist).

Eminem juga kembali menyebut nama Diddy sebagai pihak yang bisa membayar pembunuh untuk menghabisi nyawa rivalnya.

Setelah penangkapan Diddy viral, Eminem sempat menegaskan kebenaran diss track-nya.

"I said what i said, and i stand by that (Saya sudah mengatakan apa yang saya katakan dan saya tetap pada pendirian itu)," kata Eminem.

Katt Williams, komedian kulit hitam turut nge-spill penyimpangan P Diddy dalam sebuah podcast.

Dalam Club Shay Shay dengan host Shannon Sharpe, Katt Williams membocorkan kegilaan Freak Offs, pesta maniak yang dilakukan Diddy.

Katt Williams mengaku pernah mendapat tawaran 50 juta dollar dari P Diddy, sebanyak empat kali.

Sebagai gantinya, Katt Williams harus mau ikut Freak Offs dan melayani nafsu bejat dan menyimpang dari P Diddy.

"Saya menolak 50 juta dollar sebanyak empat kali, untuk melindungi integritas dan keperawanan 'lubang' saya. P Diddy ingin party, dan kalau dia bilang padamu ingin party, kamu harus bilang, tidak!" tegas Katt Williams.

Dalam berkas dakwaan publiknya, P Diddy didakwa memimpin konspirasi pemerasan yang terlibat dalam perdagangan seks, kerja paksa, penculikan, pembakaran, suap, dan upaya menghalangi keadilan.

Damian Williams, Jaksa Amerika Serikat untuk Distrik Selatan New York
Damian Williams, Jaksa Amerika Serikat untuk Distrik Selatan New York

Williams mengatakan, seperti yang tertuang dalam dakwaan, selama bertahun-tahun, Sean Combs menggunakan kerajaan bisnis yang ia kendalikan untuk melakukan pelecehan seksual dan eksploitasi terhadap perempuan, serta melakukan tindakan kekerasan dan menghalangi proses hukum.

"Sekarang ia didakwa dengan tuduhan pemerasan dan perdagangan seks. Jika Anda adalah korban dari dugaan pelecehan Combs – atau jika Anda mengetahui sesuatu tentang kejahatannya – kami mendesak Anda untuk maju. Penyelidikan ini masih jauh dari selesai," tandasnya.(fin)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#eminem #Kasus #P Diddy #katt williams