Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Avenged Sevenfold Membuka Museum Virtual untuk Merayakan Ulang Tahun Mereka yang ke 25 Tahun

Aditya Novrian • Senin, 21 Oktober 2024 | 01:25 WIB
Poster Museum Avenged Sevenfold (sumber:fortnite)
Poster Museum Avenged Sevenfold (sumber:fortnite)

RADAR MALANG-Avenged Sevenfold, salah satu band metal paling ikonik di dunia, baru-baru ini merayakan ulang tahun ke-25 mereka dengan cara yang inovatif dan menarik: meluncurkan museum virtual dalam game populer, Fortnite.

Langkah ini tidak hanya menunjukkan evolusi band dalam dunia musik, tetapi juga menegaskan komitmen mereka untuk menjangkau penggemar di era digital.

Dibentuk pada tahun 1999 di Huntington Beach, California, Avenged Sevenfold dengan cepat menjadi salah satu nama terkemuka dalam industri musik metal. Dengan delapan album studio yang sukses dan penampilan di festival-festival besar di seluruh dunia, band ini telah menciptakan warisan yang kuat.

Album terbaru mereka, Life Is But A Dream..., dirilis pada tahun 2023 dan mendapatkan sambutan positif dari penggemar dan kritikus.

 

Dalam pernyataan resmi mereka, Avenged Sevenfold menjelaskan bahwa mereka ingin merayakan perjalanan panjang mereka tidak hanya dengan melihat ke belakang, tetapi juga dengan memikirkan masa depan.

"25 tahun telah berlalu dengan cepat. Kami ingin melakukan sesuatu untuk menandai sejarah kami yang luas dengan tidak hanya melihat ke belakang tetapi juga ke depan," ungkap band tersebut.

Museum virtual ini dirancang sebagai galeri seni yang menampilkan berbagai era dalam sejarah band, termasuk artwork dari album-album mereka dan momen-momen penting dalam karier mereka.

Selain itu, museum ini juga menyertakan pengalaman interaktif dan ruang pelarian (escape room) yang memungkinkan penggemar untuk menjelajahi lebih dalam tentang kisah Avenged Sevenfold.

Salah satu fitur menarik dari museum ini adalah kemampuannya untuk memberikan pengalaman yang dapat dikendalikan oleh pengunjung. Penggemar dapat menjelajahi galeri, menemukan makna tersembunyi, rekaman eksklusif, dan easter eggs yang berkaitan dengan musik dan perjalanan band.

"Kami berharap beberapa dari kalian akan membuat 'play through guides' — yang akan kami repost," tambah band tersebut.

Mereka juga menekankan bahwa pengalaman ini dirancang untuk semua orang, bahkan bagi mereka yang bukan gamer.

"Anda tidak perlu menjadi seorang gamer untuk menikmati ini. Ini lebih kasual sehingga dengan sedikit pemecahan masalah, Anda dapat menjelajahi pengalaman ini," jelas mereka.

 

Untuk mengunjungi museum virtual Avenged Sevenfold, penggemar hanya perlu mengunduh Fortnite di perangkat apa pun. Setelah itu, ketika diminta memasukkan kode pulau, pengguna harus memasukkan kode 5592-6865-3961 untuk mengakses museum tersebut.

Langkah ini membuat museum dapat diakses oleh siapa saja yang ingin merasakan perjalanan sejarah Avenged Sevenfold secara interaktif.

Selain peluncuran museum virtual, Avenged Sevenfold juga baru saja memulai tur Life Is But A Dream... di Amerika Utara pada Maret 2024. Tur ini mencakup penampilan di kota-kota yang belum pernah mereka kunjungi selama bertahun-tahun dan merupakan bagian dari perayaan ulang tahun mereka yang ke-25.

Band ini juga mengumumkan bahwa lagu-lagu seperti "Nightmare" dan "Hail To The King" akan ditampilkan dalam festival Fortnite, semakin memperkuat keterlibatan mereka dalam dunia game dan budaya pop saat ini. (Adrian Irfan Pratama)

Editor : Aditya Novrian
#Digital #fortnite #museum #Game #Avenged Sevenfold