RADAR MALANG-Abdee Negara Nurdin, gitaris legendaris dari grup band Slank, telah menjalani perjalanan kesehatan yang penuh tantangan dalam beberapa dekade terakhir.
Mulai dari transplantasi ginjal pertama pada tahun 2016 hingga kondisi terkini yang memaksanya dirawat di rumah sakit akibat serangan autoimun, kronologi perjalanan kesehatan Abdee Slank merupakan cerita inspiratif tentang ketahanan jiwa dan dedikasi terhadap karier musik.
Pada awal 2000-an, Abdee Slank mulai mengalami masalah ginjal yang tidak kunjung sembuh. Masalah ini makin parah hingga memaksa Abdee untuk memutuskan cuti dari aktifitas musiknya pada tahun 2015.
Keputusan ini diambil untuk fokus pada pengobatan yang diperlukan akibat gagal ginjal yang dideritanya. Pada Maret 2015, Abdee memutuskan untuk cuti sementara dari Slank.
Ia ingin fokus dengan pengobatan yang harus dijalaninya akibat gagal ginjal. Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kemungkinan pemulihan tanpa gangguan dari tekanan profesional musik.
Setelah menjalani berbagai prosedur medis, Abdee akhirnya menjalani transplantasi ginjal pada tahun 2016. Prosedur ini memberikan harapan baru bagi Abdee untuk kembali beraktivitas dan melanjutkan karier musiknya.
Namun, kondisi autoimun yang dimiliki Abdee ternyata belum sepenuhnya hilang setelah transplantasi.
Meskipun telah menjalani transplantasi ginjal, Abdee masih rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ke Singapura pasca-operasi. Hal ini menunjukkan betapa kompleksnya kondisi kesehatannya dan perlunya monitoring yang ketat untuk mencegah komplikasi.
Pada tahun 2023, Abdee kembali mengalami serangan autoimun yang menyerang ginjalnya, memaksa dia untuk menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Pada tanggal 18 September 2024, Abdee kembali dirawat di rumah sakit akibat serangan autoimun yang menyerang ginjalnya. Serangan ini merupakan buntut dari transplantasi ginjal yang dilakukannya enam tahun sebelumnya.
Kakaknya, Buddy Ace, mengungkapkan bahwa kondisi ini dipicu oleh penyakit autoimun/IgA nephropathy (IgAN).
Saat ini, Abdee sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Tim dokter sedang melakukan observasi terhadap jaringan ginjalnya untuk menemukan terapi yang tepat.
Hasilnya, Abdee juga mengalami pendarahan perut pada tanggal 14 Oktober lalu, namun telah berhasil ditangani melalui operasi.
Selama masa perawatan, dukungan dari penggemar dan rekan musisi sangat mengalir. Bassist Slank, Ivanka, mengajak semua Slankers untuk mendoakan kesembuhan Abdee melalui media sosial.
Permohonan doa bersama juga disebarkan melalui akun resmi Slank, menunjukkan solidaritas komunitas musik terhadap salah satu anggota mereka.
Saat ini, tim dokter masih berupaya maksimal untuk menangani kondisi kesehatan Abdee. Dengan harapan bahwa terapi yang tepat dapat ditemukan, diharapkan Abdee tidak perlu menjalani cuci darah atau transplantasi lagi di masa depan.
Perjalanan kesehatan Abdee Slank menjadi pengingat akan pentingnya dukungan moral dan medis dalam menghadapi tantangan kesehatan yang berat. Semoga Abdee segera pulih dan dapat kembali berkarya di dunia musik. (Adrian Irfan Pratama)
Editor : Aditya Novrian