Salah satu personel grup KPop Badvillain, Ina, menuai kecaman usai mengenakan kaos hitam bergambar Ka'bah dalam unggahan TikTok.
Video tersebut, yang diunggah pada Rabu (27/11/), memperlihatkan Ina bersama rekan grupnya, Chloe Young, menari mengikuti lagu Embrace It.
Kaos yang dikenakan INA menjadi sorotan karena menampilkan gambar Ka'bah berhias kristal pada bagian tengahnya.
Meski berlengan panjang, potongan kaos tersebut pendek sehingga mengekspos bagian perutnya. Penampilan ini memicu respons negatif, khususnya dari penggemar beragama Islam.
Unggahan yang kini telah ditonton lebih dari 725 ribu kali dan mengumpulkan lebih dari 84 ribu likes, langsung dibanjiri kritik.
Beberapa penggemar bahkan mengaitkan insiden ini dengan nama grup Badvillain, yang jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia berarti "penjahat buruk." Ancaman boikot pun mulai bermunculan.
INA menanggapi kontroversi tersebut melalui platform komunikasi penggemar, menuliskan permintaan maaf.
"Aku mendengar kalian semua... Aku tidak akan mengabaikannya dan akan terus mengedukasi diriku!! Tolong mengerti bahwa ada banyak hal yang tidak bisa kukendalikan... Tapi aku akan mencoba sebisaku. Aku benar-benar minta maaf kepada kalian yang tersakiti. Terima kasih sudah meminta pertanggungjawabanku," tulisnya.
Namun, sebagian penggemar tetap kecewa karena video tersebut belum dihapus dari akun TikTok resmi Badvillain. Kritik juga semakin tajam mengingat tarian yang dilakukan Ina dan Chloe dianggap terlalu sensual.
Kontroversi ini menjadi pelajaran penting mengenai sensitivitas budaya dan agama, terutama dalam dunia hiburan global seperti KPop. (Silvia)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana