RADAR MALANG - Sutradara ‘Home Alone’ dan ‘Home Alone 2: Lost in New York’, Chris Columbus, hampir menjadi sutradara untuk film Natal klasik yang berbeda.
Dalam episode podcast Awards Chatter dari The Hollywood Reporter minggu ini, Columbus, yang baru-baru ini memproduksi ‘Nosferatu’ yang tayang saat Hari Natal, merenungkan pertemuan "aneh" dengan Chevy Chase.
Pertemuan itu membawanya ke franchise tersebut.
Baca Juga: Lima Rekomendasi Film Keluarga yang Cocok untuk Ditonton saat Natal dan Tahun Baru
Columbus mengungkapkan bahwa ini berawal dari John Hughes, produser dan sesama warga Chicago, yang mengirimkan naskah National Lampoon’s Christmas Vacation dan meminta Columbus untuk menjadi sutradara.
Saat itu, Columbus langsung mengiyakan dengan antusias.
Ia membutuhkan pekerjaan setelah beberapa filmnya tidak berhasil di box office.
Ia pun mulai merekam cuplikan unit kedua selama Natal.
Pertemuannya dengan Chevy Chase, bintang utama dalam film tersebut, tidak berjalan mulus.
Menurutnya, Chevy Chase terlihat tertarik untuk membahas film tersebut.
Columbus menyampaikan hal ini kepada Hughes, yang kemudian menyarankan untuk memperbaiki keadaan dengan makan malam bertiga.
Namun, pertemuan ini gagal memperbaiki keadaan.
Meski tidak tahu apakah ia akan mendapat kesempatan menyutradarai film lagi, Columbus memutuskan untuk keluar dari proyek tersebut.
Seminggu kemudian, Hughes mengirimkan naskah lain yang berhubungan dengan Natal. Naskah tersebut berjudul ‘Home Alone’.
Hughes ingin merekrut pemain muda, Macaulay Culkin, untuk memerankan tokoh utama film itu, Kevin McCallister.
Namun Columbus awalnya tidak yakin.
"Dia berkata, ‘Maukah Anda mencoba bertemu Macaulay?’ Saya berkata, ‘Ya, saya ingin bertemu Macaulay, tetapi saya juga ingin bertemu dengan yang lainnya.’ Saya akhirnya bertemu dengan 300 anak lainnya juga. Benar-benar buang-buang waktu. Namun, saat saya bertemu Macaulay lagi, itu ajaib," jelasnya.
Selain itu, Columbus juga membahas hal yang menjadi perdebatan di internet, yaitu pekerjaan orang tua McCallister.
Banyak yang penasaran bagaimana mereka bisa membeli rumah indah di Chicago.
"Saat itu, John dan saya membicarakannya, dan kami memutuskan pekerjaan apa saja yang tersedia," ujarnya.
Sang ibu, Kate McCallister, yang diperankan oleh Catherine O'Hara, adalah perancang busana yang sangat sukses.
Hal ini terlihat dari manekin yang ada di ruang bawah tanah keluarga McCallister.
Sedangkan sang ayah, Peter McCallister, yang diperankan oleh John Heard, Columbus tidak dapat memastikan.
"Ayahnya mungkin, berdasarkan pengalaman John Hughes sendiri, bekerja di bidang periklanan. Namun saya tidak ingat apa pekerjaan ayahnya," jelasnya.
Namun, ia memastikan bahwa profesi sang ayah tidak berhubungan dengan jaringan organisasi kejahatan.
Hal ini dikarenakan banyaknya spekulasi netizen yang menganggap profesi Peter McCallister bisa menarik para penjahat untuk datang ke rumahnya.
"Bukan kejahatan terorganisasi — meskipun, pada saat itu, ada banyak kejahatan terorganisasi di Chicago," kata Columbus. (Sofia)
Editor : Aditya NovrianSumber : The Hollywood Reporter