Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Toko Parfum Le Votion Fathi: Sesuaikan Campuran Aroma dengan Personality

Bayu Mulya Putra • Senin, 17 Februari 2025 | 00:40 WIB
BERINOVASI: Perfumer Le Votion Fauzan Bahanan meracik beberapa aroma untuk menghasilkan parfum yang banyak diminati customer-nya.
BERINOVASI: Perfumer Le Votion Fauzan Bahanan meracik beberapa aroma untuk menghasilkan parfum yang banyak diminati customer-nya.

PENGALAMAN meracik parfum sendiri menjadi daya tarik di beberapa toko parfum di Kota Malang.

Tren itu diyakini dapat menciptakan personal branding.

Itu karena aroma yang dihasilkan menjadi eksklusif bagi peraciknya.

Salah satu yang menyediakannya yakni Le Votion, di Jalan Ikan Tombro, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Banyaknya penjual parfum membuat Owner Le Votion Fathi Bahanan dituntut berinovasi.

Baru berdiri sejak 2024 lalu, tokonya kini menjadi primadona para pemburu parfum lantaran pengalaman meracik yang disuguhkan cukup unik.

”Kami sediakan sekitar 130 aroma yang berbeda,” terangnya.

Sebelum meracik, Fathi akan menanyakan aroma kesukaan customer yang disesuaikan dengan personality masing-masing.

Mereka biasanya akan langsung menceritakan aroma apa yang diinginkan agar cocok bila dicampur.

Sebagai contoh, mencampurkan aroma segar dan fruity.

Sebelum memulainya, customer akan diminta untuk mengetes aroma yang dicampur menggunakan paper test. Kemudian customer akan dibiarkan mengoreksi aroma apa saja yang kurang.

Setelah cocok, proses mixing dilakukan.

”Sebenarnya tidak ada batas berapa aroma maksimal pencampurannya,” sambung dia.

Biasanya customer akan mencampur dua sampai lima aroma sekaligus.

Proses mixing itu dilakukan mulai dari menuangkan bibit parfum dengan alkohol.

Perbandingannya sekitar 70 persen parfum dan 30 persen alkohol.

Takaran itu dapat disesuaikan dengan berapa banyak aroma yang akan dipilih.

Harga yang dibanderol untuk single parfum mencapai Rp 125 ribu untuk ukuran 50 ml.

Sementara mixing parfum dibanderol Rp 140 ribu untuk ukuran 50 ml.

”Pembelian selanjutnya tidak perlu meracik lagi karena racikan customer sudah terdata dalam database kami,” tegas pria asal Kecamatan Sukun itu.

Percampuran parfum juga ditawarkan Harpy Perfume Studio di Jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Parfumer Harpy Parfume Studio Abdul Rahman juga membebaskan customer memilih racikan parfumnya sendiri.

Ada tujuh jenis varian aroma yang ditawarkan.

Yakni woody, citrus, vanilla, aromatic, floral, fruit, dan sweet.

”Koleksi kami ada sekitar 300 jenis aroma,” jelasnya.

Sebelum itu, dilakukan sesi konsultasi mengenai jenis aroma yang disukai customer.

Anang, sapaannya menyebut jika gender, umur, dan personality paling berpengaruh dalam menentukan aroma.

”Kami lakukan tes juga sebelum mencampur untuk mengecek kesesuaian dengan apa yang diinginkan customer,” papar dia.

Kemudian, proses mixing dilakukan dengan mencampur alkohol.

Sejauh ini, percampuran dua sampai empat aroma lah yang paling banyak dipesan.

Harganya dibanderol Rp 75 sampai Rp 120 ribu untuk parfum racikan. (ori/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#parfum #sesuaikan aroma dengan personality #parfum malang #malang kota